RiderTua.com – Legenda MotoGP sekaligus pemilik tim VR46 Ducati Valentino Rossi ikut memberikan penilaian terhadap perkembangan rookie Pedro Acosta di musim debutnya di kelas utama. Di awal musim, rookie dari tim GASGAS Tech3 itu langsung menjadi sorotan setelah meraih dua podium di tiga grand prix pertamanya. Namun di pertengahan musim, rider berusia 20 tahun itu lebih sering mengalami crash karena performa RC16 miliknya menurun. Di Australia, dia crash dalam sprint race yang mengakibatkan bahunya cedera. Hal tersebut membuat Acosta tidak dapat mengikuti race hari Minggu.
“Menurut saya, KTM mengalami kesulitan yang cukup besar tahun ini. Dan kondisinya lebih buruk dibanding tahun lalu jika dibandingkan dengan Ducati, bahkan dengan pembalap yang sangat berpengalaman dengan motor itu seperti Brad Binder. Jadi tidak mudah bagi seorang pemula,” ujar Rossi menganalisa.
Valentino Rossi : Pedro Acosta Akan Sering di Barisan Depan, Jika Motor KTM Berhasil Mendekati Performa Ducati

Valentino Rossi menambahkan, “Pedro tiba dengan kecepatan penuh, memang seharusnya begitu, tetapi setelah itu dia mulai sering crash, bervariasi dan cukup kuat. Benturan-benturan saat jatuh di kelas MotoGP terasa, sangat terasa, ini sesuatu yang berbeda, Anda lebih merasakan sakitnya…Ini membuatnya sedikit ‘menutup gas’.” Ungkapan ini merujuk pada kerasnya tantangan fisik dan mental di MotoGP. Rossi menggambarkan bahwa benturan dan kecelakaan di MotoGP lebih berat dibandingkan di kelas lain, membuat para pembalap lebih rentan mengalami cedera serius. MotoGP memiliki kecepatan yang jauh lebih tinggi dan motor yang lebih kuat, sehingga setiap kecelakaan atau benturan memberi efek lebih terasa di tubuh pembalap, dan mereka harus siap menghadapi konsekuensi yang lebih berat daripada di kelas sebelumnya.
“Tetapi menurut saya dia tetap sangat kuat dan jika motor KTM berhasil mendekati Ducati, dia akan sering berada di depan,” kata Valentino Rossi..
Melihat kegemilangan Acosta di awal musim, KTM gercep membuat keputusan untuk langsung mempromosikannya ke tim pabrikan menggantikan Jack Miller pada 2025. Meskipun prediksi Jorge Lorenzo di awal musim bahwa Accosta pasti akan memenangkan balapan belum terbukti, Hiu Mazarron itu berhasil memberikan kesan yang luar biasa. Secara konsisten, dia dan Brad Binder menjadi pembalap non-Ducati terbaik tahun ini.






