RiderTua.com – Citroen kini hanya mengandalkan satu mobil listrik saja di Indonesia, yaitu e-C3. Sebenarnya mereka masih memiliki satu model BEV lainnya, yang tidak lain adalah e-C4, namun modelnya terlalu mahal untuk dijual disini. Meskipun begitu, Citroen masih menawarkan mobil ini kepada konsumen yang berminat. Mereka dapat mendatangkan unitnya jika ada pesanan dari konsumen, walau harganya yang sudah melebihi Rp 1 miliar.
Citroen Dapat Mendatangkan e-C4 ke Konsumen yang Memesan
Seperti yang diketahui sebelumnya, e-C4 menjadi model BEV lainnya dari Citroen selain e-C3. Meski sama-sama didatangkan langsung dari luar negeri, e-C4 dibanderol jauh lebih mahal dari e-C3, yaitu Rp 1,18 miliar (on the road Jakarta). Ini karena unitnya didatangkan dari Spanyol, sehingga dengan tambahan pajak lainnya termasuk tarif impor, harganya menjadi lebih mahal.
Sebelumnya mereka mengaku kalau mereka mendapat pertanyaan dari konsumennya mengenai harga resmi e-C4 di Indonesia. Setelah resmi diumumkan, merek asal Prancis tersebut berpikir kalau ada konsumen yang berpikir ulang untuk membelinya karena banderolnya yang melebihi Rp 1 miliar. Tapi jika masih ada yang membelinya, mereka akan menyiapkan unitnya untuk selanjutnya dikirim ke konsumen yang sudah memesannya.

Dijual Terbatas?
Bahkan dengan harganya yang cukup mahal ini, e-C4 memiliki dimensi yang lebih besar dari e-C3, apalagi dengan performanya. Model ini dapat menghasilkan tenaga sebesar 100 kW dan torsi 260 Nm, dan dibekali baterai 50 kWh yang dapat memungkinkan mobil melaju sejauh 350 km. Cukup jauh untuk mobil SUV bertenaga listrik seperti e-C4, belum lagi dengan tambahan fitur lebih lengkap.
Sejauh ini, Citroen baru bisa meyediakan e-C4 jika ada yang memesan, tapi bukan berarti unitnya dijual terbatas. Memang modelnya masih dijual, hanya saja jika ada permintaan di Indonesia dari konsumennya, jadi modelnya tidak dijual secara resmi. Walau demikian, setidaknya mereka masih memiliki e-C3 sebagai andalannya disini.






