Otomotif

Toyota Yaris Cross Kena Skandal di Jepang, Indonesia?

RiderTua.com – Memang Toyota sudah lama dikenal sebagai salah satu produsen mobil ternama asal Jepang yang memiliki dominasi cukup kuat di pasar mobil secara global. Meskipun begitu, mereka terkadang menghadapi berbagai masalah yang muncul, seperti skandal yang menimpa salah satu mereknya. Kini Toyota dihadapkan dengan skandal lainnya, kali ini terkait sertifikasi mobilnya di Jepang. Masalah sertifikasi ini menimpa tiga mobilnya, dan salah satu diantaranya adalah Yaris Cross.

Toyota Dihadapkan Dengan Skandal Proses Sertifikasi Mobil

Sebelumnya skandal yang menimpa salah satu merek di bawah naungan Toyota, yaitu Daihatsu, terkait manipulasi tes tabrak. Ini dilakukan agar mobilnya dapat segera dijual di pasar, tapi tetap saja tindakan tersebut tidak bisa disepelekan, karena informasi keselamatan mobil sudah tidak sesuai dengan hasil tes tabraknya. Sehingga ini berdampak pada dihentikannya penjualan sejumlah mobilnya, termasuk Gran Max dan kembarannya seperti Town Ace.

Toyota kembali dihadapkan dengan skandal lainnya, masih terkait sertifikasi mobilnya, tapi dengan masalah yang berbeda. Ada lima kesalahan penyerahan data yang dilakukannya, salah satunya penempatan luggage block yang tidak sesuai dengan regulasi. Akibatnya mereka harus menghentikan produksi dan pengiriman tiga mobilnya di Jepang, terdiri dari Corolla Fielder dan Axio, serta Yaris Cross.

(Toyota Astra Motor)

Beda Model

Tentu mendengar nama Yaris Cross, banyak yang mengira kalau model tersebut juga dijual di Indonesia. Namun model yang dimaksud disini sebenarnya merupakan model yang berbeda dengan yang dijual di Asia Tenggara, yaitu XP210 yang memakai platform dari Toyota. Sedangkan Yaris Cross di Indonesia sebagai model AC200 memakai platform dari Daihatsu, yaitu DNGA.

Bahkan kalaupun masih ada kemiripannya dengan model XP210, model AC200 rakitan Indonesia sudah memiliki komponen lokal lebih dari 80 persen. Jadi Toyota memastikan Yaris Cross yang dijual disini tidak sama dengan yang ada di Jepang. Walau ada potensi negara di Eropa juga akan kena imbas dari skandal tersebut, tapi kemungkinannya cukup kecil.

Rafie Satya Pradipta

Leave a Comment

Recent Posts

Manajer Fermin Aldeguer : Jika Tahun Depan Gagal ke MotoGP Maka Ducati Harus Membayar Kompensasi dalam Jumlah Besar

RiderTua.com - Sesuai kontrak, Fermin Aldeguer yakin akan naik ke MotoGP dengan Ducati tahun depan. Namun hingga saat ini belum…

25 June 2024

BREAKING! Marco Bezzecchi Resmi Bergabung dengan Tim Pabrikan Aprilia

RiderTua.com - Marco Bezzecchi akan bergabung dengan Jorge Martin di tim pabrikan Aprilia untuk MotoGP musim 2025 dan 2026, menggantikan Maverick…

24 June 2024

CEO Ducati Ingin Semua Pembalap Memakai Ducati

RiderTua.com - Gigi Dall'Igna adalah orang yang bertanggung jawab atas departemen balap Ducati Corse di Borgo Panigale. Tapi Claudio Domenicali…

24 June 2024

BYD Tertarik Menjual Mobil PHEV di Indonesia?

RiderTua.com - BYD mungkin cukup terkenal dengan lini mobil listriknya di seluruh dunia. Tapi siapa sangka kalau mereka juga menjual…

24 June 2024

Motor Klasik Kawasaki W230 Akan Siap Mengaspal!

RiderTua.com - Kawasaki W230 yang pertama dikenalkan di ajang Japan Mobility Show 2023, kini pabrikan telah mengkonfirmasi akan segera melaunching…

24 June 2024

Penjualan Mobil Listrik Naik 2,1 Persen Bulan Lalu

RiderTua.com - Mobil listrik yang dijual di Indonesia sudah cukup beragam pilihannya, baik model SUV maupun MPV. Terlebih dengan makin…

24 June 2024