Categories: MotoGP

Yamaha Tidak Pelan, Tapi Lawan Yang Semakin Di Depan!

RiderTua.com – Dengan Fabio Quartararo dan Maverick Vinales, tim pabrikan MotoGP Yamaha merayakan dua kemenangan ganda pada musim 2020 di Jerez. Tak hanya itu, pada GP Jerez kedua (26 Juli), Valentino Rossi menggenapi kemenangan pabrikan asal Iwata Jepang itu dengan finis di posisi ke-3. Namun 3 tahun kemudian, Quartararo tidak mampu finis di 10 besar dengan M1 2023 di Jerez. Rider asal Nice-Prancis itu gagal mencetak poin dalam sprint dan hanya finis di posisi ke-10 dalam race hari Minggu (setelah kena dua long lap penalti).

Tentu saja para teknisi Yamaha banyak merenung di Jerez. Faktanya, bahkan di tahun 2023 mesin in-line tidak memberikan performa yang diinginkan oleh pembalap. Jadi winglet yang lebih kecil harus digunakan dan ada kekurangan downforce.

Yamaha : Persaingan Meningkat Tajam

Menurut Fabio Quartararo, motor terlalu agresif dimana hal ini tampak pada respons mesin. Selain itu, M1 tidak dapat mempertahankan cornering speed yang dulu luar biasa kini seakan lenyap tak berbekas. Di Le Mans, Juara Dunia 2021 itu mengungkapkan, “Keunggulan Yamaha sebelumnya kini hilang dan persaingan telah meningkat lebih dari yang kami punya,” tegas El Diablo.

Lin Jarvis (Managing Director Yamaha Motor Racing) menjelaskan, “Sulit untuk menemukan penjelasan yang tepat untuk situasi kita saat ini. Karena banyak hal yang harus dianalisis. Tapi kami memiliki beberapa masalah dengan mesin dalam beberapa tahun terakhir. Itu dimulai pada musim panas 2020, ketika kami memiliki jenis katup identik yang diproduksi oleh dua pabrikan berbeda. Namun, hanya spesifikasi pabrikan lama yang dihomologasi. Itu terbukti menjadi beban bagi kami di tahun 2020.”

Jarvis menambahkan, “Untuk tahun 2021 kami tidak membuat banyak kemajuan dengan spesifikasi teknis mesin, tetapi setidaknya kami dapat menyelesaikan masalah klep dan mengembalikan keandalan mesin dari pabrikan Yamaha. Selain itu, klep 2021 sudah sesuai regulasi. Tetapi karena pembatasan, dengan alasan anggaran disepakati bahwa spesifikasi mesin dari tahun 2020 juga akan berlaku hingga 2021. Jadi tidak mungkin ada pengembangan lebih lanjut.”

Namun para manajer Yamaha paham bahwa mesin inline sangat membutuhkan dorongan horsepower. Oleh karena itu, pada musim dingin 2021/2022 mereka menandatangani kontrak dengan perancang mesin Formula 1 Luca Marmorini.

Last but not least, kesepakatan yang menjanjikan ini meyakinkan Fabio Quartararo untuk menandatangani kontrak baru berdurasi 2 tahun dengan Yamaha pada Mei 2022. Meski Honda, Ducati, dan KTM juga menunjukkan minat padanya.

Yamaha Tidak Pelan, Tapi Lawan Yang Semakin Di Depan

Mimi Carrasco

Leave a Comment

Recent Posts

Hasil Race 1 WSBK Emilia-Romagna 2024

RiderTua.com, Misano World Circuit Marco Simoncelli - Hasil Race 1 WSBK Emilia-Romagna 2024 ... Pembalap ROKiT - Motorrad , Toprak…

15 June 2024

Hasil Superpole WSBK Emilia-Romagna 2024

RiderTua.com, Misano World Circuit Marco Simoncelli - Hasil Superpole WSBK Emilia-Romagna 2024 .. Toprak Razgatlioglu merebut posisi start terdepan (pole…

15 June 2024

Hasil FP3 WSBK Emilia-Romagna 2024

RiderTua.com, Misano World Circuit Marco Simoncelli - Hasil FP3 WSBK Emilia-Romagna 2024 ... Sabtu (15/6/2024), Pembalap Aruba.it Racing, Nicolo Bulega,…

15 June 2024

Pol Espargaro : Olahraga Elit itu Sangat Egois

RiderTua.com - Setelah finis ke-14 di GP Valencia pada 2023, Pol Espargaro sebenarnya tak mau berhenti dari MotoGP. Namun setelah…

15 June 2024

Citroen e-C3 Mulai Dikirim ke Konsumen Indonesia!

RiderTua.com - Setelah Citroen hadir kembali di Indonesia, mereka menghadirkan sejumlah mobil SUV unggulannya disini. Salah satunya e-C3, yang menjadi…

15 June 2024

Ekspor Mobil Dari Indonesia Bulan Lalu Naik 34,3 Persen!

RiderTua.com - Ekspor mobil biasanya dijadikan sebagai salah satu penyumbang penjualannya ketika hasil penjualan secara domestik kurang memuaskan. Walau terkadang…

15 June 2024