Jonathan Rea: Bahagia Sekaligus Kecewa

RiderTua.com – Setelah 24 balapan tanpa kemenangan, akhirnya Jonathan Rea berhasil kembali meraih kemenangan di balapan pertama pada hari Sabtu di Phillip Island. Namun pembalap Kawasaki itu gagal menyamai rekor Agostini untuk kemenangan Kejuaraan Dunia terbanyak, di balapan Superpole dan di race kedua dengan finis ke-3 dan 2. Juara Dunia Superbike 6 kali itu membukukan 121 kemenangan dalam statistik, sementara legenda balap asal Italia itu menorehkan 122.

“Perasaan saya setelah balapan terakhir musim ini, campuran antara kecewa dan bahagia. Motor saya jauh lebih baik ketimbang motor Alvaro. Motor saya lebih stabil, memiliki lebih banyak traksi dan cengkeraman serta berakselerasi lebih baik di tikungan, tetapi saya terus kehilangan terlalu banyak waktu di trek lurus panjang di sektor 4. Yang bisa saya lakukan hanyalah tetap membalap bersamanya hingga finis. Aku yakin aku bisa bertarung dengannya sampai akhir,” ungkap Rea.

Jonathan Rea: Bahagia Sekaligus Kecewa

Pembalap berusia 35 tahun itu melanjutkan, “Saya harus memuji Pirelli. Keputusan untuk membawa opsi yang lebih sulit ke Phillip Island sudah tepat. Catatan waktu sedikit lebih lambat, tapi kami mampu menyelesaikan 1:31 menit, saya pikir itu cara yang tepat.”

Dengan balapan dihentikan di lap 18 (dari 22 lap), Bautista dan Rea tidak lagi terlibat pertarungan setelah Xavi Fores (Barni Ducati) dan Eugene Laverty (Bonovo BMW) crash di tikungan 1. Laverty tidak mengalami cedera serius tetapi dipindahkan ke rumah sakit terdekat dengan menggunakan helikopter.

“Saya harap Eugene baik-baik saja. Saya melihatnya tergeletak di tanah pada lap terakhir. Sayang sekali akhir pekannya berakhir seperti ini, terutama karena itu adalah balapan Superbike terakhirnya,” ujar Rea ikut sedih.

“Phillip Island adalah trek yang bagus untuk kami secara keseluruhan. Balapan Superpole seperti ‘lotre’ dalam hal pemilihan ban. Alvaro memiliki insting terbaik dan mampu menang, tidak diragukan lagi. Dengan ban hujan di depan, sangat penting di lintasan kering. Balapannya menyenangkan, tapi kami membuat keputusan yang salah,” pungkas Rea yang juga merujuk kepada rekan setimnya Alex Lowes yang finis ke-3, ke-4, dan ke-3.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page

%d bloggers like this: