Suzuki S-Presso Dijual Dibawah Rp 200 Jutaan di Indonesia?

SUZUKI RiderTua.com – Suzuki S-Presso dipastikan akan dirilis pada hari pertama pameran otomotif GIIAS 2022 bulan Agustus mendatang. Mobil kota ini juga bakal dijual dengan harga yang cukup terjangkau. Suzuki S-Presso akan dijual seharga Rp 155 juta hingga Rp 164 juta di Tanah Air. Sehingga menjadikannya sebagai city car paling terjangkau di kelasnya.

Baca juga: Suzuki akan Hadirkan Dua Mobil Baru di GIIAS 2022, Ada S-Presso?

Suzuki S-Presso Dijual Rp 155 Juta Sampai Rp 164 Juta

Sejauh ini mobil kota yang dijual di Indonesia memiliki banderol yang cukup mahal, rata-rata bisa diatas Rp 200 juta. Tapi berbeda dengan S-Presso yang akan diluncurkan bulan depan, tepatnya pada pameran GIIAS 2022. Suzuki akan menjualnya dengan banderol mulai dari Rp 155 juta hingga Rp 164 juta.

Mungkin kedengarannya cukup mengejutkan, sebab tak biasanya ada city car yang dibanderol di bawah Rp 200 jutaan. Apalagi harga ini biasanya dibanderol untuk model tertentu seperti LCGC di Indonesia. Sehingga membuat S-Presso bisa menyenggol segmen mobil murah tersebut setelah dirilis nantinya.

(AutoDeal)

Pepet LCGC

Sebenarnya LCGC kini tidak dianggap lagi sebagai mobil murah, karena harga jualnya yang terus meningkat tiap tahunnya. Walau rata-rata masih banyak yang dijual di bawah Rp 200 jutaan, bahkan ada yang nyaris menyentuh angka tersebut. Tapi masih ada mobil jenis lainnya yang dijual kurang dari itu, seperti S-Presso.

Entah apakah ini akan membuat S-Presso bisa laris manis terjual di Indonesia. Terlebih model city car Suzuki lainnya, Ignis, mencatatkan penjualan yang cukup rendah jika dibandingkan dengan model seperti Ertiga. Tapi setidaknya Suzuki dapat mengisi segmen city car dengan satu produknya lagi.

Selain S-Presso, Suzuki disebut akan menghadirkan model anyar lainnya pada pameran GIIAS 2022. Namun belum banyak detail yang bisa didapat sampai sejauh ini.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page