Nakagami: Honda Hanya Punya Waktu 5 Pekan untuk Mengatasi Masalah

RiderTua.com – Honda sedang dalam masalah besar di kelas MotoGP. Taka Nakagami beberapa kali crash di Sachsenring. Tapi sebelum itu, RC213V juga menyebabkan banyak masalah (Taka juga crash di Montmelo-Barcelona). Pembalap LCR itu kembali gagal mencapai garis finis karena crashdi GP Jerman. Taka tahu, Honda harus mengubah sesuatu pada motor saat ini, tetapi para teknisi belum menemukan cara yang jitu untuk mengatasi masalahnya. Di Assen, pembalap asal Jepang itu berharap punya feeling yang lebih baik.

Taka Nakagami: Honda Hanya Punya Waktu 5 Pekan untuk Mengatasi Masalah

“Saya mengalami dua kali crash di tikungan kanan di Sachsenring, untungnya crash di balapan tidak terjadi di tikungan kiri. Sehingga masalah pada bahu saya tidak bertambah parah. Itu adalah akhir pekan yang sangat menantang dengan cuaca panas,” ujar Nakagami mengacu pada cedera bahunya.

Pembalap LCR Honda melanjutkan, “Saya mencoba untuk beristirahat sebanyak mungkin minggu ini. Saya merasa lebih baik tetapi saya belum fit 100 persen. Saya suka treknya, kami melakukan balapan dengan baik di Assen tahun lalu. Saya sedikit khawatir tentang ramalan cuaca. Cuaca Belanda selalu sulit diprediksi.”

“Assen menuntut secara fisik. Khususnya sektor 3 dan 4 tidak boleh diremehkan dengan perubahan arah dengan kecepatan tinggi. Mari kita lihat bagaimana hal itu akan mempengaruhi saya dan bahu saya,” imbuhnya.

Untuk pertama kalinya dalam 40 tahun, Honda tidak mencetak poin di Sachsenring. “Akhir pekan lalu adalah bencana bagi Honda. Saya crash dan dua pembalap lainnya mengalami masalah teknis yang menyebabkan kami bertiga gagal finis. Tidak menyenangkan melihat Honda menjadi yang terakhir di klasemen. Saya pikir, Honda mengerti bahwa kami harus mencoba sesuatu atau mengubah sesuatu. Kita kehilangan arah,” lanjut rider berusia 30 tahun itu.

“Kami punya masalah, tetapi tidak ada yang tahu apa yang perlu kami ubah. Kami tidak akan bisa mengubahnya akhir pekan ini. Honda punya waktu 5 pekan di musim panas untuk mengatasi masalah ini,” kata rekan setim Alex Marquez itu.

“Mesinnya bagus. Sasis dan aerodinamis yang memberi kami masalah. Semua pabrikan lain membaik, tetapi kami belum membuat langkah apa pun sejak musim dingin. Gap semakin besar, jadi tidak mudah untuk finis di 10 besar. Kami kekurangan keseimbangan motor. Kami kekurangan grip pada ban belakang. Berbelok saat masuk dan keluar tikungan adalah salah satu masalah kami. Kami harus mengimbanginya saat mengerem di tengah tikungan, jadi roda depan sangat mudah slip. Dalam beberapa balapan terakhir, saya selalu harus bertindak melampaui batas,” pungkas Taka menjelaskan masalahnya.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page