Jack Miller: Kecepatan Desmo GP-nya Mirip Superbike Panigale, Waduh!

RiderTua.com – Mendung kelabu menggelayut di garasi tim Jack Miller, usai dikonfirmasi bahwa dirinya didepak dari Ducati, rider MotoGP asal Australia itu harus menelan kekecewaan usai hanya finis ke-14 di GP Catalunya. ‘JackAss’ kalah lebih dari 34 detik dari pemenang Fabio Quartararo (Yamaha). Hal ini yang membuatnya sangat frustrasi, dan dengan sinis dia mengomentari performa ban. “Saya belum lupa cara membalap, ban belakang saya terus mengalami spin di trek lurus. Bahkan saya dapat membuat catatan waktu seperti itu hanya dengan (superbike) Panigale yang menggunakan ban yang dibeli dari toko, saya tidak tahu apa yang terjadi dengan ban akhir pekan ini,” katanya kesal dengan ban, wah salahkan ban…😁
(Artikel ini bukan untuk narasi konten Youtube..! see: terms-of-service-Copyright)

Jack Miller: Saya Belum Lupa Cara Membalap

Miller yang start dari posisi 11 di grid menjelaskan, “Saya hanya punya dua ban bagus sepanjang akhir pekan. Sejak awal saya mencoba yang terbaik dalam balapan. Saya tidak punya grip di sisi kanan mulai dari awal balapan hingga akhir. Saya tidak tahu apa yang terjadi dengan ban hard itu.”

Pembalap berjuluk Thriller Miller itu lalu melanjutkan, “Ban belakang saya terus berputar/spin di trek lurus. Bahkan saya dapat mengatur catatan waktu hanya dengan Panigale yang menggunakan ban yang dibeli dari toko. Itu tidak normal, saya tidak tahu apa yang terjadi dengan ban akhir pekan ini.”

“Tentu saja kami punya masalah besar. Saya belum lupa cara membalap. Dari satu ban ke ban lain, semua yang ada di motor tiba-tiba berubah. Dan kemudian, tiba-tiba ban membaik kembali, sehingga saya bisa menyelesaikan balapan,” lanjut Miller kesal.

Ada hal lain yang sangat mengganggu Miller. “Saya tidak berhasil melakukan satu lap pun dalam waktu 1:40 menit dalam balapan,” tegasnya. Lap tercepat pribadi Miller dari semua pembalap hanya peringkat ke-17 kali ini.

“Pada tahun 2021 saya naik podium di sini, hari ini saya kalah 34 detik. Saya tidak mengerti. Kami harus menganalisis itu sekarang dan memeriksa data serta menemukan jawabannya. Untuk balapan, kami gambling dengan ban hard karena kondisinya benar-benar panas. Kita dapat mengetahui apa yang terjadi, dan bertanya ke orang-orang Michelin,” pungkas rider berusia 27 tahun itu.
(Artikel ini bukan untuk narasi konten Youtube..! see: terms-of-service-Copyright)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page