Apa Salahku? Miguel Oliveira Bingung Sendiri, Dia akan Dikembalikan ke Tech3

RiderTua.com – Masa depan Miguel Oliveira di Red Bull KTM MotoGP terancam? Mengingat beberapa waktu yang lalu, secara terang-terangan Bos Balap KTM Pit Beirer mengungkapkan bahwa pihaknya memang melakukan pembicaraan dengan Jack Miller, Pol Espargaro dan Alex Rins. Selain itu, hanya Brad Binder yang telah mengantongi kontrak hingga 2024. Itulah sebabnya Oliveira diatur untuk kembali ke Tech3. Pemenang GP Mandalika itu mengaku sudah diajak bicara oleh KTM tentang kemungkinan kembali ke tim Tech3 milik Herve Poncharal. Rider asal Portugal itu mengatakan, “Ya, hal mengenai Tech3 sudah dibicarakan KTM kepada saya. Ini cukup mengejutkan bagi saya. Sekarang saya bertanya pada diri sendiri, apa yang bisa saya lakukan secara berbeda? Dan apa lagi yang bisa saya lakukan? Apa lagi yang bisa saya lakukan untuk ditawari posisi yang sama dengan yang saya miliki sekarang? Saya belum punya jawaban untuk itu.”

Miguel Oliveira akan Kembali ke Tim Tech3 Pada 2023?

Pada tahun 2021, Miguel Oliveira mampu naik podium berturut-turut. Dimulai di Mugello dengan finis di posisi ke-2. Seminggu kemudian dikuti dengan kemenangan di GP Catalunya dan dilanjutkan dengan finis di posisi 2 di Sachsenring dan ke-5 di Assen. Tapi kemudian pembalap berusia 27 tahun itu crash parah di FP1 di Spielberg. Dia menderita cedera tangan yang cukup parah sehingga membuatnya gagal menunjukkan penampilan terbaiknya selama berminggu-minggu.

Menjelang musim 2022, Miguel Oliveira mengatakan bahwa ketika dia menganalisa musim 2021 dia sadar bahwa dia harus belajar menerima hasil rata-rata di masa depan. Karena dulu, dia beberapa kali mempertaruhkan peringkat yang cukup terhormat karena crash sehingga membahayakan posisinya di klasemen.

Di KTM pasti akan ada perubahan dalam skuad MotoGP pada 2023. Sekarang Red Bull KTM terdiri dari Binder dan Oliveira dan di Tech3 bersama Remy Gardner dan Raul Fernandez. Tapi karena adanya keretakan antara manajer Remy Gardner Paco Sanchez dan Direktur KTM Motorsport Pit Beirer, sulit untuk membayangkan pembalap asal Australia itu akan bertahan. Dan KTM membutuhkan tempat untuk menampung pembalap top seperti Alex Rins, Jack Miller dan Pol Espargaro.

Pada musim gugur 2021 Pit Beirer mengatakan bahwa baik Binder maupun Oliveira, tidak punya jaminan tempat di Tim Pabrikan KTM Red Bull 2023. Mereka juga bisa dipindahkan ke tim Tech3-KTM jika hasilnya tidak sepenuhnya memuaskan.

Untuk Binder, pernyataan ini jelas bertolak belakang. Karena dia berhasil memberikan penampilan yang apik untuk KTM selama 25 balapan, seperti yang ditunjukkan Pol Espargaro dalam 4 tahun mulai dari 2017 hingga 2020. Binder berhasil mencapai garis finis 23 dalam 25 balapan terakhir.

Tapi Miguel Oliveira paham betul bahwa pembalap top seperti Pol Espargaro dan Jack Miller tidak mungkin meninggalkan Repsol-Honda atau tim pabrikan Ducati-Lenovo untuk bergabung dengan tim satelit KTM Tech3. Hal yang sama berlaku untuk Alex Rins, yang mencari pekerjaan setelah Suzuki mundur dari MotoGP.

Sementara Oliveira berhasil merayakan 4 kemenangan MotoGP untuk KTM, dia memenangkan GP Spielberg dan Portimao pada tahun 2020 dengan tim Tech3 KTM.

Tapi saat ini Oliveira kehilangan konsistensinya dan tidak mampu membukukan hasil rata-rata stabil agar menempati posisi atas di klasemen. Pol Espargaro bersinar di KTM 2020 sebagai peringkat 5 dalam klasemen dan Binder sebagai peringkat 6 pada 2021.

“Saya tidak ingin hanya fokus pada empat kemenangan MotoGP. Karena terkadang kerja bagus tidak langsung membuahkan hasil yang bagus. Tapi proyek MotoGP dijalankan oleh manajer top yang tidak selalu hadir di setiap balapan, karena Pit punya banyak tanggung jawab manajemen lain di tangannya. Tetapi pada akhirnya, hasil yang diperhitungkan. Apa yang ada di daftar hasil pada hari Minggu adalah kebenaran. Hasilnya tidak bohong. Tetapi sampai hasil akhir ini keluar pada hari Minggu, banyak yang akan terjadi, yang juga diperhitungkan untuk gambaran keseluruhan,” tegas Oliveira.

Oliveira tak Menyangka ada Ide itu

Oliveira tahu bahwa hanya sekitar 6 pembalap yang telah menandatangani kontrak MotoGP untuk tahun 2023 dan KTM belum menggunakan opsi untuknya. “Situasi kontrak saya untuk musim mendatang masih terbuka,” ungkap Oliveira yang dianggap sebagai veteran KTM karena telah mengikuti Red Bull Rookies Cup dengan KTM.

Dengan mundurnya Suzuki dan moncernya pembalap Moto2 yang sedang naik daun Celestino Vietti, ada 3 pembalap bagus untuk kelas MotoGP. Oliveira dapat membayangkan bahwa berdasarkan hasil sebelumnya, pabrikan lain tidak akan menjatuhkannya.

Sambil tertawa, dia menjawab, “Saya tahu, tidak banyak tempat yang tersedia di tim pabrikan MotoGP. Saat ini ada banyak pebalap, tetapi tidak banyak tempat.”

Meski demikian, Oliveira masih tak bisa menyangka dengan ide untuk kembali ke tim balap Tech3 setelah 2 tahun di tim kerja Red Bul. Meskipun KTM menyediakan lebih banyak tenaga untuk tim satelit dan pembaruan teknis juga sedang dilakukan lebih cepat dari sebelumnya. “Tujuan saya adalah untuk terus membalap di tim teratas,” kata dua kali runner-up itu (Moto3/2015 dan Moto2/2018).

Related Articles

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page