Hyundai Ioniq 5 Kini Hampir Dipesan 1,7 Ribu Unit!

RiderTua.com – Hyundai Ioniq 5 masih menjadi primadona di pasar mobil listrik di Indonesia. Sejak dirilis, mobil SUV ini mendapat banyak pesanan dari konsumen hingga ribuan unit. Bahkan kini Hyundai Ioniq 5 disebut hampir mengantongi 1,7 ribu inden. Hasil ini meningkat dari sebelumnya yang mencapai 1,5 ribu unit inden.

Baca juga: Hyundai Mulai Garap SUV ‘Jumbo’ Ioniq 7?

Hyundai Ioniq 5 Kantongi 1,7 Ribu Inden

Penjualan mobil listrik dari Hyundai di Indonesia memang sudah menunjukkan performa bagus selama ini. Meskipun Ioniq Sedan dan Kona EV masih didatangkan langsung dari Korea Selatan, tapi banyak orang yang tertarik untuk membeli model ini. Apalagi dengan dihadirkannya Ioniq 5 yang menjadi mobil EV rakitan lokal pertamanya.

Sejak dirilis, Ioniq 5 langsung menjadi incaran bagi konsumen Indonesia. Model ini sudah dipesan hingga lebih dari 1.000 unit, dan kini hampir menyentuh angka 1.700 ribu unit. Hasil tersebut sudah membuat Hyundai merasa senang karena produknya semakin dipercaya oleh konsumen Tanah Air.

(Motor1)

Makin Laris

Ioniq 5 menawarkan empat varian di Indonesia, dan varian Signature Long Range yang paling banyak dipesan dengan kontribusi sebesar 70 persen. Kebanyakan konsumen lebih memilih varian tertinggi dengan daya tempuh lebih jauh dari varian lainnya. Dengan begitu, konsumen bisa mendapatkan fitur lebih banyak dari model biasanya.

Dengan makin larisnya Ioniq 5, Hyundai makin termotivasi untuk menghadirkan mobil ramah lingkungan lainnya. Walaupun kini mereka tak lagi memasok Ioniq Sedan dan Kona EV agar mereka bisa fokus jualan Ioniq 5. Dengan begitu, produk rakitan lokalnya bisa menjangkau lebih banyak konsumennya.

Selain Ioniq 5, Hyundai masih menawarkan model lainnya seperti Palisade, Staria, sampai Santa Fe. Tapi tak menutup kemungkinan mereka bisa menghadirkan model baru lainnya.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page

%d bloggers like this: