Miguel Oliveira: Kami Menampilkan Pertunjukan yang Bagus

RiderTua.com – Pembalap ‘akamsi’ Miguel Oliveira merasa lega setelah finis di tempat ke-5 di GP Portugal. Rider KTM Red Bull MotoGP itu selalu gagal masuk 10 besar di trek kering (terakhir finis di tempat ke-5 di Assen GP Belanda). Pembalap berusia 27 tahun itu mengungguli rekan setimnya Brad Binder yang crash dalam balapan di sirkuit Algarve. Kini Oliviera menempati peringkat 8 dalam klasemen dengan 39 poin. Usai race, dia berkata, “Kami menampilkan pertunjukan yang bagus.”

Miguel Oliveira: Kami Menampilkan Pertunjukan yang Bagus

Sebelumnya Oliveira mengumumkan bahwa dia akan memberikan segalanya di balapan kandang ini, karena dia tidak ingin mengecewakan 43.650 penggemar dalam balapan 25 lap itu. Pembalap KTM itu unggul (meraih pole position sekaligus kemenangan light-to-flag) di Portimao pada November 2020, tetapi kali ini tidak mampu bertarung untuk meraih kemenangan. Dia kalah 13,5 detik dari pemenang Fabio Quartararo tapi mampu mengalahkan seluruh skuat Honda dan runner-up Pecco Bagnaia.

“Kami punya feeling ada banyak kemungkinan yang terjadi hari ini. Tapi kami mengalami beberapa kesulitan selama balapan. Finis di posisi ke-5 pada hari yang tidak semuanya berjalan mulus, adalah sesuatu yang bisa dibanggakan,” kata runner-up Moto3 2015 yang telah memenangkan 4 balapan MotoGP untuk KTM.

“Tapi kami senang berhasil mengamankan tempat ke-5 itu, terutama karena saya tidak merasa nyaman di atas motor. Hasilnya adalah dasar yang baik untuk balapan berikutnya, juga untuk Jerez. Sekarang kami menghadapi balapan-balapan berikutnya dengan sikap positif. Masuk 5 besar selalu bagus untuk menambah motivasi.”

“Saya merasa hari ini kami tidak memiliki ban depan yang ideal, rasanya terlalu lemah. Saya tidak membawanya ke suhu ideal di sisi kiri. Sayangnya, ban depan hard yang paling kami sukai tidak cocok di sini.’

“Kami semua memakai ban depan medium. Saya juga ingin lebih banyak grip di roda belakang, terutama di sektor terakhir. Karena dengan begitu saya bisa bertarung lebih sengit dengan pembalap di depan saya. Itu adalah handicap (kesulitan) terbesar kami. Tapi saya senang motor saya bisa melewati garis finis di hadapan penonton Portugal. Kami memberi mereka pertunjukan yang bagus,” pungkas Miguel Oliveira.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives