Pecco Bagnaia: Pertarungan Memperebutkan Gelar Dunia Masih Terbuka

RiderTua.com – Pecco Bagnaia: Pertarungan memperebutkan gelar dunia masih terbuka… Masih belum ada favorit yang jelas untuk meraih gelar dunia MotoGP 2022. Yang terjadi justru sebaliknya, ada 9 pembalap berbeda berada di podium dalam 3 seri pertama. Pemimpin klasemen adalah Aleix Espargaro dari Aprilia yang mengumpulkan 45 dari kemungkinan 75 poin. Juara bertahan Fabio Quartararo berada di peringkat 5 dengan terpaut 10 poin di belakang Espargaro dan hanya 25 poin yang memisahkan 10 besar. Bahkan Marc Marquez, yang baru menjalani satu balapan, hanya terpaut 34 poin. Tapi masih tersisa 18 seri. Dengan 4 kemenangan dari 6 balapan terakhir pada tahun 2021, Francesco ‘Pecco’ Bagnaia menjadi favorit gelar untuk musim 2022. Rider pabrikan Ducati itu memulai awal musim dengan mengecewakan, tetapi belum ada pesaing yang berdiri di podium lebih dari sekali.

Pecco Bagnaia: Pertarungan Memperebutkan Gelar Dunia Masih Terbuka

Jadi apakah persaingan masih terbuka? “Saya harap begitu,” jawab runner-up 2021 itu sambil tersenyum. Setelah awal musim yang mengecewakan (crash di Qatar, hanya mencetak 1 poin di Mandalika), Pecco finis di posisi ke-5 di Termas. Dia hanya berada di peringkat 14 di klasemen, terpaut 33 poin dari pemimpin klasemen Aleix Espargaro (Aprilia).

Pembalap berusia 25 tahun itu menambahkan, “Jelas, sekarang banyak pembalap yang cepat. Kami juga menemukan situasi yang berbeda pada tiga balapan akhir pekan ini. Qatar, it’s oke, itu adalah balapan akhir pekan yang paling normal. Mandalika masih baru, dengan ban yang berbeda dari tes. Ditambah lagi itu adalah wet race, jadi itu aneh.”

“Setelah itu balapan di Termas, di mana kami tidak balapan disana dalam 2 tahun terakhir. Dibandingkan dengan tahun 2019, bannya berbeda dan kami hanya memiliki tiga sesi di mana kami dapat meningkatkan motor. Jadi itu adalah balapan akhir pekan yang ‘berbeda’ lagi. Saya harap kita bisa memiliki balapan akhir pekan yang normal di Texas. Tidak ada yang istimewa, hanya situasi normal,” imbuh Bagnaia mengenai Grand Prix Red Bull Amerika.

“Saya pikir semua pembalap harus lebih tenang. Jika kami mendapatkan balapan akhir pekan yang sedikit lebih tenang ketika tidak banyak hal yang berbeda, kami bisa lebih konsisten. Setidaknya begitulah menurut saya,” pungkas murid VR46 itu.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives