Enea Bastianini: Kondisinya Aneh!

RiderTua.com – Enea Bastianini: Kondisinya aneh… Meskipun sempat crash saat berburu waktu, pemimpin klasemen MotoGP dari tim Gresini-Ducati itu puas dengan hasil dari latihan bebas hari Jumat GP Indonesia di Sirkuit Mandalika yang baru. Pembalap yang kerap disapa Bestia itu berhasil masuk 5 besar di FP2, terpaut 0,313 detik di belakang waktu terbaik juara dunia Fabio Quartararo (Yamaha). Rider Gresini-Ducati itu mengatakan, “Satu-satunya hal yang bisa saya lakukan tanpanya adalah jatuh.”

Enea Bastianini: Kondisinya Aneh

Secara keseluruhan, pembalap berusia 24 tahun itu menyimpulkan, “Saya puas, kami menunjukkan FP2 yang bagus. Di FP1 trek masih basah, jadi saya juga mencoba untuk meningkat di sana, karena itu pasti salah satu kelemahan saya. Jadi penting bagi saya untuk menjadi cepat dan saya akan mengatakan kami membuat langkah bagus lainnya.”

Sebagai informasi, di FP1 Bastianini berada di urutan ke-8. Bestia melanjutkan, “Di FP2 kondisi setelah itu aneh sekali. Cengkeramannya berbeda, karkas bannya berbeda, saya harus menginterpretasikannya terlebih dahulu. Tapi kami tidak dalam posisi yang buruk.”

“Sayangnya di lap kedua ‘time attack’ saya terbawa terlalu jauh di tikungan 12, jadi saya kena trouble di tikungan 13. Saya masih mencoba tapi gagal lagi,” jelasnya sambil tersenyum dan mengangkat bahunya.

“Saya puas, ini adalah hari yang baik. Kami harus terus bekerja untuk besok dan yang terpenting saya berharap kondisi trek akan membaik. Mereka tidak maksimal,” imbuhnya.

Tentu saja ban juga menjadi topik besar di paddock. Karena Michelin mengubah alokasi yang tidak sama dengan saat tes di Mandalika Februari lalu, dan memilih karkas yang lebih keras untuk ban belakang.

Apa pilihan ban yang akan digunakan Bastianini saat balapan? “Hari ini kami hanya menggunakan campuran medium. Kami seharusnya mencoba ban yang hard juga, tapi saya takut kehilangan kepercayaan diri, jadi kami belum mencobanya. Dengan ban soft saya hanya balapan untuk berburu waktu. Ban soft pasti akan bekerja lebih baik pada satu lap, tapi saya rasa itu bukan pilihan untuk balapan,” pungkas rekan setim Fabio di Giannantonio itu.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives