Miller: Juara Dunia atau Dikudeta Martin?

1

RiderTua.com – Target Jack Miller untuk musim 2022 adalah Juara Dunia, atau tahun berikutnya akan dikudeta oleh Jorge Martin?… Pembalap asal Australia itu mengungkapkan metode yang akan dia gunakan untuk menjadi lebih konsisten di tim pabrikan Ducati di 2022 (tahun akhir kontraknya). Selain mendapat rekan setim yang tangguh (Pecco), tahun depan dia harus menangkis ancaman dari Jorge Martin, seorang pembalap muda dengan memakai ‘senjata’ yang sama dengannya. Kekuatan yang hampir setara di skuad Ducati justru menciptakan persaingan panas di dalam tim sendiri, waspada terhadap ancaman para rider muda..

Target 2022, Jack Miller: Juara Dunia!

Di akhir musim, pembalap asal Australia itu kembali meraih dua penampilan gemilang tahun ini. Miller dua kali naik podium setelah finis ke-3 di Portimao dan Valencia. Dia juga memperkuat Ducati dalam memenangkan kejuaraan dunia konstruktor, dan tim Ducati Lenovo berjaya di kejuaraan dunia tim. Tapi sebelum itu, pembalap berjuluk Thriller Miller itu tidak meraih podium selama 5 bulan (sejak GP Catalunya), sehingga jelas dia tertinggal di Kejuaraan Dunia melawan Pecco Bagnaia. Bagaimanapun, JackAss memenangkan kembali peringkat 4 di Kejuaraan Dunia di final mengalahkan Zarco.

Sekarang Miller tahu bahwa dia harus meningkat dengan signifikan pada tahun 2022. Sebelum balapan final dia telah menyatakan, “Pecco dan Marc memenangkan 3 balapan, saya 2. Saya ingin bergabung dengan mereka di balapan terakhir.”

Namun dia berhasil menorehkan 2 kemenangan balapan di Le Mans dan Jerez. Sementara rekan setimnya Bagnaia berhasil meraih 5 pole position berturut-turut, secara total 6 kali dan 4 kemenangan musim ini. Miller tidak berhasil mengatur catatan waktu terbaik dalam latihan, dia 5 kali berada di urutan ke-2.

Tapi itu tidak semua. Rookie pemberani Jorge Martin (Pramac-Ducati) finis ke-3 di balapan keduanya di kelas utama pada tahun 2021. Pembalap berusia 23 tahun itu mengamankan posisi pole 4 kali, dan sekali menang di Spielberg-1. Total dia membukukan 4 kali finis ke-3 dan peringkat 9 di Kejuaraan Dunia, meskipun pembalap asal Spanyol itu melewatkan 4 balapan karena crash parah di Portugal (pada 16 April).

Ini artinya, Miller harus berkembang pada 2022 jika dia ingin berhasil mempertahankan tempatnya di tim pabrikan untuk 2013 melawan Jorge Martin.

Jack Miller tinggal di Eropa selama lebih dari 10 tahun. Jauh dari orang tua, teman, dan kerabat. Dia memilih Andorra sebagai rumah keduanya. Kini dia memiliki terawangan yang jelas, tentang apa yang perlu dia ubah untuk musim mendatang.

“Di masa depan saya harus menggunakan jeda balap untuk lebih sering terbang pulang ke Australia. Di rumah saya bisa menarik kekuatan baru. Mengapa saya selalu begitu kuat dan termotivasi dalam beberapa balapan terakhir? Karena saya tahu, sekarang saya bisa segera naik pesawat ke Australia,” kata pembalap Australia dari Townsville itu.

Tapi Miller senang dengan kekuatan Ducati. Karena pabrikan asal Italia itu tak hanya berhasil menyapu bersih podium di Valencia, tapi juga podium MotoGP untuk pertama kalinya. “Dan sekarang kami memiliki motor 2022, yang dengan kekuatannya lawan akan mengalami ‘blue miracles’ mereka,” kata Jack Miller sambil tersenyum.

Sebagai pengingat, Bagnaia mengendarai GP22 pada 19 November di tes Jerez, terkadang 0,8 detik lebih cepat dari balapan. Pada akhirnya, dia memegang catatan waktu terbaik Ducati dengan 0,441 detik di depan Takaaki Nakagami (Honda).

JackAss menambahkan, “Musim 2022 seharusnya berjalan bagus. Pecco benar-benar dalam kondisi sangat baik beberapa bulan terakhir. Saya yakin dia menyesal bahwa kejuaraan sekarang telah berakhir. Tapi dia pasti akan berada di garis depan tahun depan, dan Jorge Martin juga. Saya akan berusaha untuk terus maju.”

“Sekarang saya berada di peringkat 4 di Kejuaraan Dunia, itu hasil terbaik saya sejauh ini. Saya tiga tempat lebih baik dari tahun lalu. Sekarang targetnya adalah menjadi tiga tempat lebih baik lagi tahun depan! Sekarang saya akan memikirkan semua yang telah terjadi tahun ini. Saya ingin menikmati liburan musim dingin dan kembali ke Eropa sebagai pembalap yang lebih baik.”

Bintang Ducati itu harus menunda sedikit liburannya. Pasalnya, pada 3 hingga 5 Desember mendatang, dia akan menunggangi Panigale V4 R 2021 sebagai bagian dari Australian Superbike Championship (ASBK). Tempatnya adalah ‘The Bend Motorsport Park’ di Australia Selatan, sekitar 100 km dari Adelaide. Dua balapan direncanakan untuk akhir pekan mendatang.

Di balapan final Kejuaraan Dunia di Valencia, Miller berhenti dua kali pada lap terakhir. “Saya mengucapkan selamat tinggal kepada Valentino, itu adalah mega-pengalaman. Vale adalah legenda. Stadion di Cheste benar-benar penuh, saya belum pernah melihatnya di sana sejak 2015. Saya juga memeluk teman saya Danilo. Itu adalah balapan MotoGP terakhirnya,” ungkap Miller sedih.

Sambil tertawa Miller berjanji akan melakukan yang terbaik. “Musim 2021 berakhir dengan gaya yang bermartabat, sekarang saya tidak sabar untuk kembali pada 2022,” pungkas Miller, yang menyelesaikan tes Jerez pada 19 November di tempat ke-10 secara keseluruhan.

1 COMMENT

Leave a Reply