Petrux: Seteru dengan Dovi, Sahabat Miller

0

RiderTua.com – Seperti rekan setimnya di Tech3 KTM Iker Lecuona, Danilo Petrucci melakoni balapan MotoGP terakhirnya di Valencia. Petrucci meneteskan air mata beberapa kali pada hari Minggu, menjelaskan dengan suara putus-putus, “Jack Miller adalah salah satu teman terbaik saya, dia sangat mirip dengan saya,” katanya.. Sementara hubungannya dengan Dovizioso saat masih di Ducati setelah kemenangan Petrux di Mugello pada 2019, dan bentrokan di kualifikasi di Aragon, hubungan itu benar-benar hancur sampai hari ini.

“Saya stres sebelum balapan. Kali ini seluruh pit lane bertepuk tangan. Saya ingin memasang masker saya, tetapi saya terjebak karena semua orang mengerubungiku. Tapi aku bahagia merasakan semua cinta ini. Entah kenapa, aku tidak tahu harus tertawa atau menangis,” ujar pembalap berusia 31 tahun itu, yang akan mengikuti reli Dakar untuk KTM pada 2022.

Danilo Petrucci: Jack Miller Teman Terbaikku

Danilo Petrucci berkata, “Saya mencoba segalanya dalam balapan, saya benar-benar ingin menyelesaikan balapan. Pada awalnya semua pembalap di lintasan sangat agresif. Roda depan saya tidak seperti yang seharusnya. Saya tidak bisa mengerem seperti yang saya inginkan. Saya kemudian berkata pada diri sendiri ‘saya punya motor MotoGP KTM dan sebuah trek sendiri, jadi saya menikmatinya. Sungguh menyenangkan melihat orang-orang di sekitar begitu bahagia.”Danilo Petrucci: Dovizioso Salah Satu Pembalap Terbaik

“Saya tidak perlu menyesal. Setelah itu, tentu saja selalu mudah untuk melakukan sesuatu dengan lebih baik. Pada 2016 saya bisa menang di Jerman saat hujan, saya juga bisa menang di Assen, tapi motornya mogok. Pada 2019 saya cepat, tetapi saya menderita. Ada pembalap nomor 1 yang jelas di tim Ducati. Saya sangat menderita karenanya. Kemudian saya membuat kesalahan dan kehilangan peringkat ke-3 di Kejuaraan Dunia.”

Petrucci menyinggung rekan setimnya saat itu, Dovizioso, yang awalnya berteman dengannya. Tetapi setelah kemenangan Petrux di Mugello pada 2019, hubungan itu menjadi sulit. Dan setelah bentrokan di kualifikasi di Aragon, hubungan itu benar-benar hancur sampai hari ini.

Petrucci yang meneteskan air mata beberapa kali pada hari Minggu, menjelaskan dengan suara putus-putus, bagaimana dia akan menghabiskan hari Minggu setelah nanti tidak balapan di MotoGP. “Jack Miller adalah salah satu teman terbaik saya, dia sangat mirip dengan saya. Dia datang dari jauh. Saya akan senang melihatnya menang di masa depan. Tetapi juga pembalap Italia yang akan saya dukung,” imbuhnya.

KTM mencoba membuat perpisahan Petrucci sedikit lebih mendamaikan setelah 10 tahun di balap motor (1 tahun pertama CRT-Aprilia dan kemudian Suter-BMW, ​​8 tahun di Ducati, 1 tahun di KTM).

“Kami menempatkan motor reli Danilo untuk menunjukkan transisi dari karir MotoGP ke reli Dakar. Kami ingin menunjukkan bahwa karirnya di KTM akan terus berlanjut,” jelas Sebastian Kuhn, PR Manager MotoGP di KTM.

Leave a Reply