Hyundai Recall Mobilnya di AS, Ini Masalahnya

1
(GridOto)

RiderTua.com – Hyundai tiba-tiba mengumumkan akan melakukan recall sejumlah unit mobilnya di Amerika Serikat. Dari mobil ramah lingkungan Sonata, sedan coupe Veloster, sampai SUV Santa Fe, ketiganya terkena penarikan. Recall tiga mobil Hyundai ini disebabkan oleh masalah seperti mesin sampai lampu sein. Entah apakah recall tersebut bakal menyebar ke negara lain seperti Indonesia.

Baca juga: Hyundai Staria Load, Blind Van Futuristik!

Recall Mobil Hyundai Karena Masalah Mesin dan Lampu

Mungkin kedengarannya cukup gawat, sebab Hyundai dihadapkan dengan dua masalah sekaligus pada tiga produknya. Masalah ini mungkin bisa berdampak pada masalah yang lebih buruk lagi. Karena jika dibiarkan begitu saja, maka terjadi insiden yang tak diinginkan, entah itu bagi Hyundai atau pengguna mobil.

Sonata, Santa Fe, dan Veloster masing-masing memiliki masalah pada komponennya. Untuk Sonata, mobil ramah lingkungan ini mengalami masalah pada malfungsi lampu sein serta mesin yang dapat mengakibatkan knocking. Sementara Santa Fe dan Veloster mengalami masalah mesin yang serupa dengan Sonata.

(Motor1)

Bisa Tembus 500 Ribu Unit

Masalah pada lampu sein diketahui dapat memberikan input yang tidak benar, seperti menyalakan lampu sein kanan malah mengaktifkan lampu sein kiri. Tentu ini akan membahayakan pengguna jalan lainnya akibat masalah pada komponennya. Sementara untuk mesin, disebabkan oleh kesalahan pada produksi mesinnya, sehingga menyebabkan mesin mogok di tengah jalan.

Masalah ini bisa dideteksi oleh pemilik, seperti muncul tanda ‘check engine’ dan peringatan tekanan oli mesin pada panel instrumen, sampai getaran mesin yang tak biasa. Kalau dibiarkan begitu saja, bisa-bisa berpotensi mengakibatkan kebakaran pada mobil. Sehingga Hyundai harus menarik sekitar 400 ribu unit mobil di AS. Terdiri dari Sonata (termasuk varian hybrid dan PHEV) 2011 sampai 2017, Santa Fe 2012-2014, dan Veloster 2015-2016.

Sejauh ini hanya Amerika Serikat yang terkena dampak dari penarikan tersebut. Sementara negara lain seperti Indonesia belum kena recall serupa, setidaknya untuk sekarang.

1 COMMENT

Leave a Reply