Kaki Franky Masih Sakit: Hampir ‘Batal’ Balapan!

0

RiderTua.com – Setelah sesi pemanasan (warm-up) Morbido bahkan tidak yakin apakah dia akan melanjutkan balapan, tapi berkat adrenalin balapan dan obat penghilang rasa sakit dia bisa mencapai garis finis di tempat kedelapan belas. Hasil debut Franky di tim pabrikan masih jauh dari harapan, karena lutut yang dioperasi, meski dalam masa pemulihan yang lama, masih memar, jauh dari kondisi sempurna. “Saya melakukan start yang bagus, tetapi kami tahu bagaimana kondisi kaki saya,” kata Morbido. “Paginya saya lebih kesulitan dengan motor dan dengan kaki saya, saya tidak bisa mengimbanginya: setelah delapan lap saya berhenti (sesi warm-up). Saya khawatir dan bertanya pada diri sendiri: ‘Bagaimana saya melakukannya dengan 27 lap?’ Kemudian saya mengambil obat penghilang rasa sakit (painkiller): saya tentu saja tidak dalam kondisi ideal, tetapi harus tetap bertarung ”.

Kaki Franky Masih Sakit: Hampir Batal Balapan

Di garis finis, Valentino Rossi yang finis ke-17 unggul 3 detik dari Morbidelli. “Ini adalah akhir pekan yang baik bagi saya dan senang bisa kembali balapan. Saya menunggangi motor baru dengan cedera yang belum pulih,” ujar pembalap berusia 26 tahun itu.

Morbidelli mengakui, “Itu tidak mudah bagi saya. Setelah pemanasan, saya tidak yakin apakah saya bisa balapan dengan baik. Saya hampir tidak bisa melakukan 7 lap berturut-turut, tetapi saya berhasil melakukannya. Jadi saya senang. Valentino di depan saya, itu bagus untuk saya.”

“Saya mendapat motor pabrikan untuk pertama kalinya, dan sebelumnya saya hanya duduk di sofa selama 3 bulan. Sangat penting untuk kembali ke motor MotoGP. Ini penting, jika tidak, kita akan kehilangan pandangan tentang duel.”

“Balapan memberi saya banyak informasi tentang motor. Motor M1 spek pabrikan adalah motor yang bisa untuk bertarung. Saya mendapat kesempatan untuk memahami apa yang dibutuhkan motor ini. Kami membangunnya selangkah demi selangkah dan mengadaptasi beberapa hal.”

Mengenai kondisinya, Juara Dunia Moto2 2017 itu mengatakan, “Kami mencoba untuk memperbaikinya, tapi kami tidak bisa terlalu menekan. Balapannya sulit, tetapi saya mampu melakoni balapan dengan cukup konsisten. Saya tidak punya harapan apapun. Saya seseorang yang umumnya tidak suka berharap.”

Tapi dua minggu sebelum GP Misano di tes trek pertama dengan R1 Yamaha, Franky harus mengesampingkan motornya setelah 2 lap.

Leave a Reply