Quartararo: Tak Ada Treknya Ducati, Yamaha atau Suzuki

1

RiderTua.com – Tahun lalu ada ungkapan bahwa ‘Austria treknya Ducati’, trek A adalah treknya motor ini, cocok untuk motor Si A… Power kuat dan zona hard-braking yang menjadi ciri trek Austria menjadi makanan empuk motor Ducati, yang memenangkan lima balapan berturut-turut dari 2016-2020. Namun istilah itu sekarang tidak ada lagi, Fabio Quartararo berujar bahwa untuk saat ini tidak ada yang bisa mengatakan trek tertentu milik pabrikan tertentu… Dia merasa ‘kecocokan’ sirkuit tidak mengacu kepada motor salah satu pabrikan tertentu, sekarang tidak berlaku lagi. “Semuanya semakin dekat, ini cukup bagus.. Tidak ada ‘Trek Ducati, Trek Yamaha, Trek Suzuki’, kata El Diablo…

Quartararo: Tak Ada Treknya Ducati, Yamaha atau Suzuki

Tahun lalu GP Austria menjadi salah satu yang terberat musim bagi Yamaha dalam hal perolehan poin. Valentino Rossi adalah yang terbaik dari M1 di kedua seri. Di race-1 Rossi finish ke-5, setelah terjadi kecelakaan hebat sebelumnya yang melibatkan Franco Morbidelli dan Johann Zarco, diikuti oleh posisi kesembilan di race-2 GP Austria ketika rekan setimnya Maverick Vinales mengalami kegagalan rem.

Pemimpin kejuaraan dunia saat ini Fabio Quartararo (saat itu di Petronas Yamaha) hanya berada di urutan kedelapan dan ke-13 dalam balapan yang dipersingkat itu. Namun pembalap Prancis, yang juga berjuang dengan masalah pengereman sepanjang balapan.. Namun tahun ini dia yakin akan performa yang jauh lebih kuat akhir pekan depan.

“Sejujurnya, Austria adalah trek yang tahun lalu menjadi bencana bagi kami, tetapi saya pikir semua karena masalah yang kami alami tahun lalu dalam hal pengereman. Bagi saya, motor telah banyak berkembang di area pengereman. Perangkat holeshot kami juga bekerja lebih baik. Elektronik juga membaik… Jadi saya pikir Austria bukan trek yang buruk bagi kami,” kata Quartararo..

Dia melanjutkan… “Saya pikir itu (GP Austria) akan baik-baik saja. Tentu saja, kami kekurangan top speed, tetapi pada 2019 saya bisa finis di podium dan Maverick dan Vale finis di urutan ke-4 dan ke-5. Jadi itu bukan trek yang buruk untuk Yamaha, hanya yang paling mudah.”

Tidak Ada Trek Khusus

Power kuat dan zona pengereman kuat yang menjadi ciri trek Austria yang menjadi makanan empuk motor Ducati, yang memenangkan lima balapan berturut-turut dari 2016-2020. Namun KTM dengan Miguel Oliveira di balapan ‘sprint’ kedua musim lalu menang dan Quartararo merasa memberi label trek yang jelas-jelas cocok dengan pabrikan tertentu sekarang sudah ketinggalan zaman.

“Saya sedikit lupa tentang trek Yamaha, trek Ducati … Qatar dan Mugello adalah ‘trek Ducati’, tetapi di Qatar dua Yamaha menang dan di Mugello saya bisa berjuang untuk kemenangan dan akhirnya menang..  Saya pikir tidak ada lagi trek Ducati, trek Yamaha, trek Suzuki … Saya pikir semuanya semakin dekat dan saya pikir itu cukup bagus,” katanya.

1 COMMENT

Leave a Reply