Penjualan Toyota Indonesia Naik Drastis di Bulan Mei!

1
(Toyota Europe Newsroom)

RiderTua.com – Entah mengapa penjualan mobil di sejumlah segmen mengalami penurunan, walau sudah ada insentif pajak. Adanya hari libur serta larangan mudik Lebaran serta kondisi yang belum membaik menjadi penyebab dari penurunan tersebut. Walau demikian, Toyota Astra Motor (TAM) masih mampu mencatatkan kenaikan penjualan mobil pada bulan Mei 2021. Semua ini tak lepas dari adanya insentif pajak mobil nol persen.

Baca juga: Toyota Masih Menaruh Perhatiannya Pada Segmen Sedan

Toyota Mencatatkan Kenaikan Penjualan Mobil Bulan Mei 2021

Insentif pajak mobil 1.500 cc dan 2.500 cc ke bawah sebesar nol persen memang cukup efektif dalam meningkatkan penjualan. Tapi sepertinya itu hanya berlaku selama dua bulan pertama penerapan insentif tersebut, dan setelahnya malah mengalami sedikit penurunan. Ini terjadi karena bulan Mei merupakan bulan terakhir penerapan keringanan PPnBM nol persen (sebelum diperpanjang sampai Agustus).

Meski begitu, TAM masih mampu menjual banyak mobil pada Mei lalu, terbukti dengan kenaikan penjualan hingga 200 persen. Bulan lalu, mereka mampu menjual hingga 21.117 unit, naik drastis dari tahun sebelumnya di bulan yang sama mencapai 6.727 unit. Tentu ini hasil yang cukup bagus, meski tak sebaik bulan lalu.

(Toyota Motors Cebu)

Avanza Tetap Mendominasi

LMPV Avanza tetap menjadi mobil unggulan Toyota dengan hasil penjualan mencapai 23 ribu unit sepanjang bulan Januari hingga Mei 2021. Hasil tersebut jauh lebih baik dari periode tahun lalu yang hanya tembus 19 ribu unit saja. Memang karena saat itu, kondisi pasar masih belum sebaik sekarang.

Di bawah Avanza, ada LSUV Rush yang mampu menjual hingga 19 ribu unit di periode yang sama, meningkat dari tahun lalu yang hanya mencapai 15 ribu unit. Namun peningkatan tertinggi diraih oleh Kijang Innova, dimana model medium MPV ini mengalami kenaikan penjualan dari 13 ribu unit naik menjadi 18 ribu unit. Fortuner dan Yaris masing-masing terjual sebanyak 5,6 ribu unit dan 2,7 ribu unit pada Januari-Mei 2021.

Dengan adanya perpanjangan insentif pajak nol persen, TAM menargetkan mampu memulihkan angka penjualan yang sebelumnya terpuruk pada tahun 2020. Apalagi mereka ingin menguasai penjualan mobil di Indonesia setelah sebelumnya direbut oleh Honda Brio.

1 COMMENT

Leave a Reply