Satu Poin Persembahan ‘Pembalap Sultan’ dengan Spek Pabrikan

1

RiderTua.com – Tito Rabat hanya mempersembahkan 1 poin… Tito Rabat ditunjuk untuk menjadi rider pengganti Jorge Martin yang sedang menjalani masa pemulihan usai mengalami crash horor di Portimao. Rider ‘sultan’ itu menunggangi motor milik rookie dari Tim Pramac itu, hanya dalam 2 seri balap saja yakni di Jerez dan di Le Mans. Untuk balapan berikutnya di Mugello Rabat tidak bisa lanjut, dia akan melakoni Kejuaraan Dunia Superbike di Whitsun. Sebagai perpisahan, rider asal Spanyol itu mempersembahkan 1 poin bagi dirinya dan tim Pramac Racing di Kejuaraan Dunia dalam kondisi balapan sulit di Le Mans.

Satu Poin Persembahan ‘Pembalap Sultan’

Bagi Rabat, hal utamanya adalah tetap duduk di Ducati. Selisihnya sangat besar, karena pembalap berusia 31 tahun itu tertinggal 69 detik dari pemenang balapan sekaligus rekan mereknya Jack Miller. Sementara itu rekan setimnya Johann Zarco berada di urutan kedua. Meskipun demikian, Rabat berkata, “Saya sangat senang. Kondisi balapannya sangat rumit. Terlepas dari itu, kami berhasil membawa pulang 1 poin dan itu membuat saya bahagia.”

Itu menjadi penampilan terakhir Rabat di MotoGP. Namun, dia meninggalkan balapan dengan perasaan yang baik. Karena untuk pertama kalinya dia diizinkan menunggangi motor terbaru dari Borgo Panigale itu pada tahun 2021. “Segalanya menjadi lebih mudah dan lebih baik. Kekuatan dan kecepatan menjadi lebih baik. Transmisinya luar biasa, saya bahkan tidak merasakan perubahan gigi. Ini seperti mobil otomatis, luar biasa. Ada perbedaan besar ketimbang motor saya tahun lalu,” ungkap rider asal Barcelona-Spanyol itu.

Menanggapi saat comeback di Jerez, di mana Rabat finis di urutan ke-18, dia berkata, “Saya harus berterima kasih atas kesempatan dan ikut bersenang-senang.”

Sementara itu, pemulihan Martin sedang berlangsung. Pembalap berusia 23 tahun itu crash parah pada sesi latihan bebas ketiga di Portugal, dan mengalami beberapa patah tulang. Dia sekarang bekerja keras untuk upaya comeback-nya. Pada hari Rabu lalu dia kembali menunggangi motor untuk pertama kalinya, tetapi dengan motor balap. Fisioterapisnya Jorge Echevarria, akan selalu mendampinginya.

Sementara Rabat akan langsung menuju ke Aragon. Untuk melakoni debutnya di Kejuaraan Dunia Superbike di sana. Agar sukses di kompetisi itu, dia harus cepat terbiasa dengan Ducati Panigale V4R. Dia akan dibekali rem baja dari Brembo dan ban dari Pirelli. Selama tes musim dingin, pembalap tim Barni itu adalah ‘anak bermasalah’ di Ducati. Namun terakhir kali di Navarra, terdengar nada positif dari juara dunia Moto2 pada 2014. Setelah penampilannya yang mengecewakan pada 2020, Rabat meninggalkan MotoGP dengan perasaan yang jauh lebih baik.

1 COMMENT

Leave a Reply