VR46 Duetkan Marini dan Bezzecchi, Restu Dorna Ducati Turunkan 8 Motor

1

RiderTua.com – Keinginan Valentino Rossi untuk menduetkan Luca Marini dan Marco Bezzecchi mungkin bisa segera terwujud.. Skenario ekspansi 8 motor Desmosedici menguat. Ducati Corse Sporting Director, Paolo Ciabatti berujar.. “Memang benar, opsi 8 motor Ducati di MotoGP ada di meja perundingan. Dorna pernah memberikan restunya, kami telah melakukannya di masa lalu, kami pikir kami dapat mengelolanya.”… Perusahaan yang bermarkas di Bolognese itu sedang bernegosiasi dengan VR46 dan tim Gresini. Motor ke-5 untuk Marini, ke-6 Bezzecchi, ke-7 Bastianini dan ke-8 Fabio Di Giannantonio, dua yang terakhir dibawah bendera Ducati Gresini. Kenapa harus ekspansi dengan 8 motor? Ducati akan lebih banyak punya pembalap muda. “Ducati ingin merebut pasar untuk pembalap muda, dan itu berhasil.?.. Bagaimana kalau ada tim lain ‘ngambek’ dan mengundurkan diri karena ‘monopoli’ Ducati ini?

VR46 Duetkan Marini dan Bezzecchi, Restu Dorna Ducati Turunkan 8 Motor

Di Ducati perlu memikirkan konfirmasi tim satelit paling tidak untuk tiga tahun kedepan. Tim Borgo Panigale terus bergerak sedemikian rupa sehingga mereka berpikir akan mampu menurunkan delapan motor pada tahun 2022… “Ya itu benar, kami sedang memikirkannya, opsi delapan motor ada di atas meja. Kami juga pernah melakukan ini, selain Pramac, kami juga memiliki tim Avintia dan Aspar. Kami pikir kami bisa mengatasinya. Dan ini akan memungkinkan kami memiliki banyak pembalap muda di Ducati,” kata Paolo Ciabatti mengonfirmasi…

Kemungkinan adanya pembicaraan  Gresini dan Ducati membuat Aprilia tidak senang: berisiko tidak menemukan tim satelit untuk RS-GP-nya..

Tujuan ekspansi Ducati, dalam hal pembalap muda, terbukti berhasil, selain buruknya hubungan di tim setelah perceraian dari Dovizioso. Seperti yang dikatakan seorang manajer berpengalaman Alberto Vergani, baik tim maupun pembalap harus saling percaya total. Dan hubungan tim dan pembalap: Gigi Dall’igna-Andrea Dovizioso, tidak lagi benar.
Tentunya tidak semua orang menyukai kebijakan ekspansi dengan 8 motor ni, terutama Aprilia. Faktanya, Ducati diketahui sedang menegosiasikan VR46 dan tim Gresini pada saat bersamaan. Selain itu, mereka adalah satu-satunya yang memiliki jaminan tempat untuk balapan di MotoGP.

Dorna, tentu saja, menyadari negosiasi ini, dan tidak keberatan. Carmelo Ezpeleta mengetahui bahwa kedua tim sedang mengevaluasi penawaran, jenis layanan, material dan harga. Seperti yang mereka katakan: bahagianya mereka, kebahagiaan semua. Namun untuk saat ini, meski kedua negosiasi berada pada tahap lanjutan, belum ada tanda tangan, bahkan pada tahap pra-kontrak. Meskipun segalanya masih mungkin terjadi, tentu saja.

Fabio di Giannantonio

Ducati ingin mempertahankan semua pembalap terbaru dan termuda karena yakin bahwa Luca Marini dan Enea Bastianini pantas, setelah tahun debut mereka, untuk melanjutkan petualangan MotoGP di atas Desmosedici. Dalam kasus delapan motor, Fabio di Giannantonio akan ditambahkan pada motor ke enam (tujuh) saat ini, yang bersama tim Gresini sudah memiliki kontrak yang ditandatangani untuk transisi ke MotoGP..

Hanya dalam waktu sebulan tim Ducati juga harus tahu apa yang bisa ditawarkan kepada pembalap muda ini. Motor spek apa yang akan mereka tunggangi.. Ducati terbagu tahun depan (GP22) jelas akan dikendarai oleh Tim resmi (Jack dan Pecco), dan tim Pramac (Zarco dan Martin), jelas, kemungkinan besar untuk dua tim lainnya mungkin akan ada seorang yang memakai spek resmi dari Desmosedici GP22 ini dan satu dari tahun sebelumnya. Jika Aramco VR46 yang dipersenjatai jelas Luca Marini yang sudah setahun mengenal Desmosedici, dan Bezzecchi bisa memakia motor yang lebih lama, jika skenario 8 motor Desmo ter-realisasi tahun depan..

1 COMMENT

Leave a Reply