Pol Espargaro Berharap Ada Keajaiban dengan Kondisi Cuaca di Le Mans

1

RiderTua.com – Pol Espargaro berharap ada keajaiban dengan kondisi cuaca di Le Mans… Tahun lalu saat masih bersama KTM, Pol Espargaro punya kenangan indah di GP Prancis. Pembalap berusia 29 tahun itu finis ke-3 di lintasan basah Le Mans. Dan untuk putaran ke-5 MotoGP musim 2021, rider Repsol Honda itu berharap cuaca bisa berubah pada akhir pekan ini. Mengingat dalam prakiraan cuaca terutama hari Sabtu diperkirakan akan hujan lebat. Sementara itu manajer tim Alberto Puig diperkirakan akan kembali berada di pit usai beristirahat karena harus menjalani pemulihan. “Jika kami cepat dalam kondisi basah di Le Mans, mungkin kami hanya akan bagus di sini. Sementara kami akan menderita lagi di Mugello dan Barcelona,” kata Pol…

Pol Espargaro Berharap Ada Keajaiban dengan Kondisi Cuaca di Le Mans

Lebih lanjut Pol Espargaro mengatakan, “Bahkan jika saat ini anda bilang bahwa saya akan mendapatkan hasil baik dalam balapan basah, saya tidak ingin menerimanya. Saat ini kami menuju ke satu arah yakni trek kering, saya masih mencoba beradaptasi dengan motor, saya mencoba untuk memahaminya dan menyesuaikan dengan gaya balap saya. Saya berusaha cepat dalam kondisi normal dan kering. Kalau hujan kami akan mulai lagi dari awal, kami seperti membuka halaman baru.”

“Apa pun yang kami lakukan di trek basah tidak akan membantu kami di saat kering. Saya pasti lebih suka kondisi kering. Karena semua orang di paddock memberi dukungan 100 persen. Jika kita cepat dalam kondisi kering, itu artinya kita juga akan cepat di trek lain yang berbeda. Tapi jika kami cepat dalam kondisi basah di Le Mans, mungkin kami hanya akan bagus di sini. Sementara kami akan menderita lagi di Mugello dan Barcelona,” tambah Pol.

Pembalap Spanyol berusia 29 tahun itu mengkhawatirkan kondisi cuaca di Le Mans. “Bagaimanapun, pada akhirnya para pembalap akan menghadapi cuaca yang sama. Kami akan menerima apa adanya,” imbuh adik Aleix Espargaro (Aprilia) itu..

Namun Pol membantah, bahwa 7,5 tahun berpengalaman di MotoGP bisa menjadi keuntungan tersendiri dibandingkan kompetitor yang lebih muda di trek basah. “Dalam beberapa tahun terakhir, ketika saya mengenal motor dengan sangat baik, saya selalu berharap trek akan basah sebelum kualifikasi. Dan kemudian benar-benar kering.”

“Karena jika itu terjadi, semua rider dan khususnya para pemula memiliki waktu lebih sedikit untuk menyesuaikan diri dengan kondisi dan mendapatkan performa maksimal dari motor tersebut. Lalu, pembalap akan berbicara lebih banyak. Namun, saat ini saya tidak berada dalam situasi, di mana saya memiliki lebih banyak pengalaman. Saya ingin cuaca kering untuk mengatur motor dan melihat apakah saya bisa cepat dengan Honda di Le Mans, di mana saya selalu bisa memberikan performa yang baik di sini.”

“Le Mans adalah trek di mana saya selalu melaju kencang, bahkan di kelas 125cc dan Moto2. Di MotoGP, saya melakoni balapan pertama yang sangat bagus di sini untuk Yamaha dan balapan pertama yang juga sangat bagus untuk KTM. Tahun lalu saya naik podium di wet race, tapi saya juga cepat dalam trek kering. Tempat ini selalu ajaib bagi saya,” lanjut Pol Espargaro.

Alberto Puig Hadir di Le Mans

Kebetulan, manajer tim Repsol Honda Alberto Puig bisa kembali ke Le Mans untuk pertama kalinya sejak balapan ganda Qatar. “Dengan Alberto kami bisa lebih akrab, karena bahasanya dan karena kami sudah saling kenal sejak lama. Dengan anggota tim dari Jepang, saya hanya berusaha untuk mengenal semua orang agar saya bisa lebih baik lagi dengan perkembangan motor,” jelas pembalap pabrikan baru Repsol Honda itu.

“Hubungan saya dengan Alberto sangat baik. Ini adalah bagian penting dari proyek, semuanya lebih mudah saat dia ada bersama kami. Kami sangat sedih ketika dia tidak bisa hadir bersama kami di pit. Sangat bagus dia akan ada di Le Mans.”

Di Jerez, Espargaro sempat mengkritik bahwa setiap pembalap Honda memiliki motor yang berbeda dan akan bekerja ke arah yang berbeda, yang pada akhirnya akan merusak tim. Apakah mungkin mengambil jalur yang sama dengan tes Jerez?

Pol menjawab, “Saya terus bekerja seperti saat di Jerez. Dalam tes kami mencoba banyak hal, baik ergonomi, aerodinamika, maupun elektronik. Berbagai hal kami coba untuk membuat saya sedikit lebih cepat. Sangat membantu, saya bisa membawa beberapa hal yang menurut saya bisa sangat berguna di Le Mans.”

“Pada akhirnya kami harus melihat dan mencoba menjadi lebih baik setiap hari, dan di setiap balapan. Dan menggunakan apa yang kami miliki di pit kami. Itulah satu-satunya hal yang dapat dan akan kami lakukan,” pungkasnya.

1 COMMENT

Leave a Reply