3 ‘Sesepuh’ yang Membuat Franky Masih Percaya akan Tetap Berjaya!

0

RiderTua.com – Tahun lalu Franco Morbidelli menyandang gelar runner-up MotoGP 2020, wajar jika tahun ini diunggulkan. Meskipun mengawali musim dengan kurang mulus, namun kini dia mulai membangun rasa kepercayaan dirinya untuk bangkit… Ada 3 “sesepuh” (tua)yang membuatnya percaya akan berjaya lagi di MotoGP… Sesepuh pertama tak perlu dibahas panjang lebar yakni Valentino Rossi (pembalap paling sepuh di MotoGP), yang pasti VR46 akan terus memikirkan masa depannya.. Sesepuh kedua adalah Ramon Forcada kepala kru MotoGP paling pengalaman dan senior di Yamaha. Yang ketiga adalah motor M1-nya sendiri.. Di mana dari semua pembalap Yamaha motornya bisa dikatakan motor paling sepuh (paling tua, berumur 2 tahun), karena motor prototipe ibarat motor yang dibuat ‘kemaren’.

3 ‘Sesepuh’ yang Membuat Franky Masih Percaya akan Tetap Berjaya

Franco Morbidelli hanya bisa mengantongi 4 poin dalam dua balapan awal musim 2021 di Qatar, akhirnya dia bisa tersenyum lega usai finis ke-4 di Portimao. Setelah melibas 25 lap, pembalap Petronas Yamaha itu hanya berjarak 0,179 detik dari podium. Yah, pembalap murid VR46 Academy itu akhirnya bisa bangun dari mimpi buruk Qatar. “Saya senang dengan penampilan hari ini. Itu adalah balapan yang hebat, saya menikmatinya. Saya berusaha keras untuk bisa finis kedua, tapi sayang tidak berhasil. Menurut saya, potensi kami sedikit di bawah Pecco (Bagnaia) dan (Joan) Mir. Meski demikian, saya sangat senang dengan hasil yang saya torehkan hari ini,” ungkap pembalap berusia 26 tahun itu. Dia juga mengungkapkan betapa pentingnya sosok Ramon Forcada disisinya.

Ketika Franky ditanya, apakah balapan Kejuaraan Dunia 2021 akhirnya dimulai seperti tahun lalu? Dengan tegas, dia menjawab, “Tidak. Kejuaraan Dunia dimulai di Qatar. Hasilnya tidak bagus, tapi kenyataannya dimulai di sana. Tetapi sekarang kita dapat mengatakan, hari ini adalah balapan yang hebat. Dan saya senang tentang itu.”

M1 Morbidelli yang ‘Sepuh’ atau tua…

Baru-baru ini, Franky mengungkapkan bahwa dirinya dirugikan dengan A-spec M1 miliknya. Tapi apakah kini rider blasteran Italia-Brasil itu masih percaya bahwa dia memiliki motor untuk memperjuangkan gelar? “Saya mendapat kesan bahwa, potensi maksimum lebih kecil. Tapi potensi umum atas balapan, bagus,” kata runner-up MotoGP tahun lalu itu.

Morbidelli pun menjelaskan secara rinci. “Bagi saya, dengan melihat data dari rider Yamaha lain, kini saya dapat menggunakan ban dengan lebih baik. Saya bisa memanfaatkan ban dengan lebih baik sehingga saya punya kecepatan yang lebih murni. Jika saya melihat catatan waktu balapan, saya tidak membukukan waktu yang mengesankan.”

“Tapi saya sangat konsisten dan pada akhirnya bisa bersaing untuk naik podium. Rider lain bisa menggunakan ban lebih baik, sehingga mendapatkan lebih banyak manfaat dari motornya. Saya mendapat kesan, jika dalam situasi seperti ini bahkan pada lap cepat di kualifikasi, saya tidak bisa mencapai lebih dari itu. Saya tidak bisa ekstra menekan ban. Tapi keuntungannya, saya bisa mempertahankan ban untuk waktu yang lama. Dan itu hal yang bagus, terutama untuk balapan.”

Tim Morbidelli dengan kepala kru Ramon Forcada berulang kali dipuji sebagai faktor keberhasilan. Apakah masih seperti ini atau apakah ada kerugian teknisnya menjadi rintangan yang terlalu besar? “Saya masih yakin bahwa Ramon adalah kepala kru MotoGP yang paling cakap. Pengalaman dan keterampilannya luar biasa. Itu juga menunjukkan fakta bahwa kami tetap kuat dengan motor kami,” tegas Franky.

Leave a Reply