Perodua Aruz ‘Terios’ Meluncur di Singapura, Dibanderol Rp 1 Miliar!

0
(Perodua)

RiderTua.com – Entah mengapa Perodua Aruz ‘Daihatsu Terios’ baru mendarat di negara tetangga, Singapura. Padahal mobil SUV ini sudah hadir di Indonesia dan Malaysia selama lebih dari 2 tahun. Meski begitu, Perodua Aruz versi Singapura menjadi sorotan karena harga jualnya yang fantastis. Bagaimana tidak, mobil ini dibanderol hingga Rp 1 miliar!

Baca juga: Daihatsu Raih Untung Besar Dari Insentif Pajak

Perodua Aruz Versi Singapura Menjadi Sorotan

Mungkin banyak yang akan menduga kalau Aruz disana berupa model baru yang lebih keren. Kenyataannya modelnya masih sama dengan yang dijual di Negeri Jiran, serta model basisnya, Terios, di Indonesia. Desainnya berupa model generasi kedua yang lebih gagah serta kabin lebih lega.

Aruz menjadi produk mobil 7-seater pertama Perodua di Singapura, sehingga ini menjadi debut perdananya disana. Model ini sepertinya didatangkan langsung dari Malaysia, karena spesifikasinya tak mengalami ubahan drastis. Dari penampilan luar sampai dalamnya nampak tak mendapatkan sentuhan spesial.

(CarSifu)

Aturan Ketat

Aruz di Malaysia memiliki sejumlah kelengkapan fitur yang cukup mumpuni jika dibandingkan dengan kembarannya. Dari 6 airbag, vehicle stability control, keyless, headunit touchscreen, sampai jok ISOFIX. Mobil ini dilengkapi dengan mesin 1.500 cc 4 silinder dual VVT-i dipadu transmisi otomatis yang diklaim hemat bensin.

Memang tak ada yang spesial dari Aruz versi Singapura ini, jadi kenapa harganya tembus Rp 1 miliar? Tentu saja karena negara ini menerapkan aturan ketat terhadap jumlah mobil yang beredar disana, dan mereka yang ingin memiliki mobil harus punya sertifikat kepemilikan. Mengingat Singapura menjadi negara terkecil di kawasan Asia Tenggara, jadi aturan tersebut kedengarannya cukup masuk akal.

Tak hanya banderol Arus ‘Terios’ saja yang sangat mahal, karena ada sejumlah mobil lainnya yang dibanderol lebih mahal dari itu. Contohnya Toyota Fortuner dengan harga mencapai Rp 2 miliar lebih, jika dibandingkan dengan di Indonesia yang hanya tembus Rp 500 juta lebih.

Leave a Reply