Ini 24 Mobil Penerima Insentif Pajak di Indonesia

0
(Toyota Motors Cebu)

RiderTua.com – Kini sudah ada empat mobil lainnya yang kebagian insentif khusus mobil 2.500 cc ke bawah. Sehingga dengan ini makin banyak kendaraan roda empat yang mendapat keringanan PPnBm nol persen. Tercatat ada 24 mobil di Indonesia yang masuk dalam daftar 29 mobil penerima insentif. Kebanyakan berjenis MPV dan SUV, tapi tak sedikit ada yang berupa model hatchback dan sedan.

Baca juga: Hanya Ada Empat Mobil 2.500 cc yang Kebagian Insentif Pajak?

24 Mobil yang Kebagian Insentif Pajak

Syarat agar mendapat keringanan tersebut ternyata tak semudah yang dibayangkan, karena persyaratannya cukup ketat. Mobil penumpang 4×2 atau 4×4 bermesin dibawa 2.500 cc harus memiliki tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) diatas 60 atau 70 persen. Artinya, model tersebut berupa rakitan dalam negeri.

Ada lebih dari 20 model yang mendapat insentif di Tanah Air, dan dari berbagai macam jenis model. Tiap model dipisahkan sesuai dengan mereknya masing-masing.

  • Toyota: Vios, Yaris, Sienta, Avanza, Kijang Innova (2.0 dan 2.4), Fortuner (2.4 4×2 dan 4×4), Rush, Raize
  • Honda: Brio RS, Mobilio, BR-V, HR-V (1.5 dan 1.8), CR-V (1.5 dan 2.0), City Hatchback
  • Daihatsu: Xenia, Terios, Gran Max Minibus, Luxio, Rocky
  • Suzuki: Ertiga dan XL7
  • Mitsubishi: Xpander dan Xpander Cross
  • Wuling: Confero
  • Nissan: Livina
(Auto Express)

Ada yang Belum Dirilis

Daftar ini bisa memperlihatkan merek mana yang memiliki mobil dengan insentif pajak terbanyak, yaitu Toyota. Bahkan dengan insentif untuk mobil 2.500 cc, Innova dan Fortuner menambah lebih banyak lagi model yang masuk dalam daftar tersebut. Sementara Confero masih menjadi satu-satunya mobil merek luar Jepang yang mendapat insentif tersebut.

Dari 24 model yang ada dalam daftar, hanya ada dua mobil yang belum juga dirilis hingga saat ini, yaitu si kembar Rocky-Raize. Meskipun begitu, keduanya diduga akan diluncurkan pada bulan ini juga, sehingga mobil kembar tersebut akan menyusul Honda City Hatchback. Model ini juga masih tergolong baru di Indonesia, tapi sudah mendapatkan insentif.

Sepertinya dengan semua itu, maka diharapkan penjualan mobil di Indonesia bisa meningkat lagi. Walaupun untuk bisa pulih sepenuhnya bakal membutuhkan waktu yang cukup lama.

Leave a Reply