Empat Mobil yang Kebagian InsentifMobil 2.500 cc Mulai Bulan Ini

0
(Toyota Astra Motor)

RiderTua.com – Mulai awal April ini, insentif pajak untuk mobil bermesin 1.500 cc-2.500 cc sudah mulai diterapkan. Dengan begitu, sudah ada dua macam insentif yang berlaku di Indonesia, masing-masing untuk jenis model yang berbeda. Tapi lain dari sebelumnya, hanya ada empat mobil yang mendapat insentif pajak mobil 2.500 cc. Walau begitu, ini saja sudah cukup untuk meningkatkan penjualan di bulan April.

Baca juga: Ini Tujuan Utama Dari Perluasan Insentif Pajak Mobil

Empat Mobil yang Mendapat Insentif Mobil 2.500 cc

Tak seperti insentif sebelumnya, ada dua skema untuk insentif mobil 1.500 cc-2.500 cc. Untuk model 4×2, harga mobil yang masuk dalam kategori ini akan mendapat ‘diskon’ hingga 50 persen untuk periode April-Agustus 2021, serta 25 persen di periode September-Desember 2021. Sedangkan 4×4 mendapat diskon hingga 25 persen di tahap satu dan 12,5 persen di tahap dua.

Jadi model mana saja yang mendapat insentif? Mungkin banyak orang yang sudah menebaknya, yaitu duo Toyota Kijang Innova dan Fortuner. Kedua mobil platform IIMV (Innovative International Multi-purpose vehicle) tersebut memiliki TKDN (tingkat kandungan dalam negeri) sebesar 70 persen). Sehingga keduanya sudah memenuhi persyaratan yang ada.

(Honda)

Pajero Sport Tak Termasuk?

Kemudian Honda ternyata memiliki dua model yang mendapat keringanan tersebut, yaitu CR-V 2.0 CVT dan HR-V 1.8L. Sehingga dengan ini HR-V memiliki semua model yang mendapatkan insentif, sementara CR-V hanya mendapat satu varian saja. Masing-masing model memiliki TKDN sebesar 84 persen untuk HR-V dan 62 persen untuk CR-V.

Meski sempat diprediksi bakal mendapat insentif, kok Pajero Sport tak termasuk ke dalam daftar? Ada kemungkinan yang bisa terjadi, yaitu TKDN yang dimilikinya masih belum memenuhi syaratnya, meski sudah dirakit lokal. Atau bisa jadi karena masalah lainnya yang membuat rival utama Fortuner tersebut tak masuk daftar penerima insentif 2.500 cc.

Meski masih ada banyak model serupa yang ada di Tanah Air, tentu tak semuanya kebagian karena kebanyakan masih berupa model CBU atau memiliki TKDN kurang dari 60 persen. Terlepas dari itu, sepertinya dengan ini penjualan dari kedua merek tersebut akan semakin meningkat.

Leave a Reply