Jack Miller: Saya Tak Ingin Membandingkan dengan Casey Stoner

0

RiderTua.com – Jack Miller berujar dirinya tak ingin membandingkan dengan Casey Stoner. Namun Jack Miller merasa siap untuk menghadapi persaingan yang kuat di kelas utama di tim resmi kali ini. Menurutnya, tes pramusim bukanlah tolok ukur yang sebenarnya. Meski begitu, Jack Miller masih dianggap sebagai favorit besar untuk memenangkan balapan pembuka MotoGP Qatar. Miller merasa nyaman dengan peran ini dan ingin memenuhi ekspektasi ini. Sekali lagi: Hasil tes pramusim tidak akan sama dengan kondisi balapan, karena saat race nanti akan ada bekas ban Moto2 (Dunlop) yang mempengaruhi performa ban Michelin..

Jack Miller: Saya Tak Ingin Membandingkan dengan Casey Stoner

Kali ini ada sedikit yang berubah di posisi start. Jack Miller akan memasuki balapan pembukaan kelas MotoGP di Qatar sebagai pembalap favorit yang kemungkinan besar mampu memenangkannya. Hal itu terlihat setelah tes, karena pembalap asal Australia itu finis sebagai pembalap tercepat di lintasan. Dengan catatan waktunya 1: 53.183 menit, dia mencetak rekor lap tidak resmi sepanjang masa di Qatar..

Empat hari sebelum balapan pertama, pembalap Ducati itu merasa sangat siap. Saat konferensi pers resmi dia berkata, “Saya siap semampu saya. Tesnya bagus dan kami melakukannya dengan baik sejak awal. Kami tidak memiliki masalah sejauh ini, tetapi mereka akan datang juga. Kemudian kita harus melihat bagaimana kita bisa mengatasi situasi yang berubah.”

Ada sedikit masalah pada konferensi pers yang digelar hari Kamis, karena mikrofon Miller sempat tak berfungsi. Kalimat pertamanya tidak terdengar, tetapi hal ini tidak menggangu pembalap dari Townsville City-Australia itu.

Miller juga menegaskan bahwa, kondisi tes tidak akan sebanding dengan kondisi di balapan. Dia berkata, “Kami memulai dari depan dan harus melihat bagaimana ban (dari Moto2) memengaruhi kelas balap lainnya.”

Kemenangan Stoner Sangat Spektakuler

Pembalap berusia 26 tahun itu akan memulai musim pertamanya di tim pabrikan. Apakah itu berpengaruh padanya? “Rasanya semuanya satu langkah lebih tinggi. Saat saya masuk ke pit dan menjelaskan sesuatu tentang part baru, banyak mekanik yang tertarik sehingga saya tidak dapat lagi melihat pit lane (banyak orang). Itu sesuatu yang berbeda dan menciptakan lebih banyak tekanan,” ujar Miller, yang pernah menang di kelas Moto3 di Qatar pada 2014.

Miller adalah pembalap Ducati paling lama. Hasilnya, ketiga rookie Ducati secara khusus mengaguminya. “Bersama dengan Johann Zarco, saya adalah pembalap paling berpengalaman di pabrikan kami. Saya akan mencoba melakukan yang terbaik dan saya merasa siap,” imbuhnya.

Ducati telah meraih 5 kemenangan di kelas MotoGP di Doha-Qatar. Casey Stoner, rekan senegaranya Miller,  tetapi Miller tidak berpikir dia akan mengikuti jejak Stoner.

“Pada tahun 2007 dia mencapai sesuatu yang spektakuler (juara dunia). Saya tidak ingin membandingkan diri saya dengannya. Tapi saya merasa sangat siap dan saya lebih senior di Ducati saat ini dan lebih berpengalaman. Ini musim yang panjang dan kami akan memastikan bahwa kami memaksimalkannya. Keberhasilan Casey di Ducati tidak memberi tekanan lebih pada saya.”

Leave a Reply