Yamaha atau Honda yang Mendominasi di Qatar Mulai Tahun 2004?

0

RiderTua.com – Losail Qatar adalah satu-satunya sirkuit yang menggelar balapan malam di MotoGP… Sirkuit yang dibangun dalam waktu singkat (kurang dari setahun) itu begitu menakjubkan. Pekerjaan dimulai pada bulan Oktober 2003, peletakan batu pertama dilakukan pada bulan Desember 2003 di hadapan para pembalap kondang seperti Mick Doohan dan Valentino Rossi, dan siap menjadi tuan rumah GP Qatar pertama mulai tanggal 30 September 2004 yang dimenangkan oleh Sete Gibernau (Honda). FYI: Tata letak saat sirkuit itu disetujui oleh Komisi Keselamatan MotoGP yang terdiri dari Valentino Rossi, Sete Gibernau, Kenny Roberts Jr. dan Nobuatsu Aoki. Namun dari 16 tahun digelarnya race gurun itu, siapa yang dominan di Qatar. Mesin inline-4 Yamaha, atau V4 Honda? Dan siapa pembalap paling sering menang di Qatar? Berikut datanya…

Yamaha atau Honda yang Mendominasi di Qatar Mulai Tahun 2004?

Sirkuit Qatar Circuit
Sirkuit Qatar Circuit

Sejak digelar tahun 2004 selama 16 musim: Yamaha menang sebanyak 8 kali di Qatar, disusul Ducati 5 kali dan Honda 3 kali…

  1. 2004  Sete Gibernau (Movistar – Honda)
  2. 2005  Valentino Rossi (Gauloises Yamaha Team – Yamaha)
  3. 2006  Valentino Rossi ( Camel Yamaha Team- Yamaha)
  4. 2007  Casey Stoner (Ducati Marlboro Team – Ducati)
  5. 2008  Casey Stoner (Ducati Marlboro Team – Ducati)
  6. 2009  Casey Stoner (Ducati Marlboro Team – Ducati)
  7. 2010  Valentino Rossi (Fiat Yamaha Team – Yamaha)
  8. 2011  Casey Stoner (Repsol Honda Team – Honda)
  9. 2012  Jorge Lorenzo (Yamaha Factory Racing – Yamaha)
  10. 2013  Jorge Lorenzo (Yamaha Factory Racing – Yamaha)
  11. 2014  Marc Marquez (Repsol Honda Team – Honda)
  12. 2015  Valentino Rossi (Movistar Yamaha MotoGP- Yamaha)
  13. 2016  Jorge Lorenzo (Movistar Yamaha MotoGP- Yamaha)
  14. 2017  Maverick Viñales (Movistar Yamaha MotoGP- Yamaha)
  15. 2018  Andrea Dovizioso (Ducati Team – Ducati)
  16. 2019  Andrea Dovizioso (Ducati Team – Ducati)

Awalnya Balapan Siang Hari

Awalnya balapan Qatar dilaksanakan siang hari selama empat tahun (2004-2007), dengan suhu lintasan rata-rata 45,5° C, dua kali suhu pada malam hari. Balapan malam pertama digelar pada tanggal 9 Maret 2008. Suhu aspal pada malam hari rata-rata mencapai 22,8ºC, separuh dari suhu siang hari. Sejak saat itu untuk pencahayaan, lebih dari 40 generator telah digunakan untuk menyediakan listrik untuk 3.600 lampu sorot.. Dimana setara dengan lampu penerangan 3.000 rumah, 70 lapangan sepak bola, atau penerangan jalan yang akan menerangi jalan antara Qatar – Moskow (dua kota yang berjarak sekitar 4.600 kilometer).

Leave a Reply