Dulu Valentino Rossi Tidak Suka ‘Motor Bersayap’, Kini MotoGP Mirip Formula-1

0

RiderTua.com – Dulu Valentino Rossi tidak suka ‘Motor Bersayap’ (winglet dll), kini MotoGP mirip Formula-1 penuh dengan aerowinglet dan semacamnya, bahkan tampang motor jadi rada aneh.. Valentino Rossi mengatakan bahwa kedepan MotoGP akan menjadi seperti balap mobil Formula-1 dalam bentuk mini, penuh dengan adu teknologi. Bukti nyata adalah aerodinamika yang dulu akrab dipakai balap mobil kini bukan hal yang aneh di MotoGP, bahkan semakin merubah estetika atau bentuk motorsport yang dulunya menarik… Kini akhirnya Valentino Rossi telah berubah pikiran tentang aerodinamika di MotoGP dalam beberapa tahun terakhir, karena tuntutan level persaingan yang semakin tinggi. Teknologi membuat kemajuan besar dan semua yang ada di MotoGP modern saat ini serba canggih, seperti yang terjadi di balap mobil F1. Dulunya Rossi tidak terlalu suka memakai perangkat ini, saat Lorenzo pakai winglet awalnya Rossi memilih untuk tidak memakainya. Fenomena aerodinamika ini terjadi karena kecepatan motor MotoGP semakin menggila ( Zarco dengan 357,6 km/jam).. tanpa aerodinamika untuk menemukan downforce agar motor tetap menyentuh tanah, maka motor akan ‘terbang’…


Dulu Valentino Rossi Tidak Suka ‘Motor Bersayap’, Kini MotoGP Mirip Formula-1

Musim MotoGP 2021 ditandai dengan pembekuan mesin kecuali Aprilia yang masih punya hak konsesi, akhirnya pabrikan berfokus pada sasis dan aerodinamika. Yamaha juga meluncurkan paket Aerodinamika baru untuk YZR-M1 versi 2021, dengan spatbor yang unik yang diratakan dan menyatu dengan shock depan yang dilapisi profil karbon.

Gigi Dall'Igna: Top Speed Ducati adalah Senjata Kemenangan

Tujuannya tak lain adalah untuk mengalihkan aliran udara dengan lebih baik, mengurangi wheelie, dan mendapat sedikit tambahan kecepatan. Valentino Rossi memang bukan penggemar berat perkembangan aerodinamis di masa lalu, namun kali ini sepertinya dia telah berubah pikiran.

Di sisi lain, teknologi di MotoGP terus berkembang dan siapa pun yang berhenti akan ketinggalan. Sekali lagi, Ducati memimpin dalam hal aerofairing… “Intinya adalah itu hal yang luar biasa. MotoGP adalah ajang balap motor Formula 1. Jadi normal jika semuanya sedikit lebih kecil daripada di Formula 1. Tapi saya pikir bagus bahwa motornya begitu canggih dalam hal aerodinamika dan elektronik, ” kata Valentino Rossi.

Unsur yang semakin akrab juga bagi pembalap asal Tavullia itu, di mana dia kurang suka dengan motor yang banyak teknologinya. Dulu saat bersama Jorge Lorenzo yang memakai winglet pada M1-nya, pembalap Italia itu memilih untuk tidak memakainya. Saat ini menjadi tidak mungkin untuktidak memakai aerodinamika, risiko akan tersisih dari persaingan. “Kami harus berada di puncak balapan motor… Motor terbaik dan pembalap terbaik harus bersaing satu sama lain. Levelnya sangat tinggi dan ini juga fantastis untuk para fans, ” kata The Doctor..

Begitu tinggi level kompetisinya, sehingga persaingan begitu ketat bahkan tak ada kesenjangan antara tim satelit dan tim pabrikan. “Penting agar balapan terus menjadi spektakuler. Ini selalu menjadi kekuatan MotoGP. Tapi justru untuk level yang seragam ini saya memperkirakan akan ada duel yang hebat,” pungkas Valentino Rossi..

Leave a Reply