Valentino Rossi Mengalah Demi Morbidelli Bahagia!

0

RiderTua.com – Selalu ada cerita tentang VR46… Selama di MotoGP posisi garasi Rossi selalu di sebelah kiri, “Biasanya saya selalu di kiri,” kata Rossi.. Namun setelah di Petronas atas permintaan Wilco Zeelenberg, posisi itu diubah (meskipun menurut Rossi tidak ada pengaruhnya).. “Ya, oke, itu cocok sekali’. Maksud saya, tidak masalah saya berada di kanan atau kiri, tidak ada yang berubah,” kata Vale. “Morbidelli telah bersama tim selama dua tahun, dan jika dia bahagia di sisi kiri garasi, saya senang di sisi kanan,” tambah Rossi. Franco adalah rekan setim terbaik menurut Valentino…

Valentino Rossi Mengalah Demi Morbidelli Bahagia!

Selama tes Qatar, untuk pertama kalinya Valentino Rossi dan muridnya Franco Morbidelli berbagi garasi di Petronas. “Saya selalu mendengar teriakan di garasi Vale. Dia berbicara dengan sangat keras kepada krunya. Saya terus tertawa mendengar semuanya. Saya senang mendengarnya di dalam garasi,” kata runner-up tahun lalu itu.

Sementara itu, Valentino Rossi memberi klarifikasi mengenai apa yang terjadi di garasinya. “Masalahnya, saya selalu memakai penyumbat telinga di dalam garasi. Saya biasanya tidak mencopotnya selama tes. Jadinya saya harus berteriak karena saya tidak bisa mendengar suara saya sendiri dengan baik,” kata Vale.

“Sejurus kemudian saya menyadari, bahwa saya harus mencopotnya karena saya benar-benar berteriak. Saya harus hati-hati,” tambahnya sambil mengedipkan mata.

Dengan kepindahannya ke tim satelit Yamaha, terjadi juga perubahan pit untuk juara dunia 9 kali itu. “Itu benar, saya berada di sisi kanan garasi padahal biasanya saya selalu di kiri,” ujar Vale membenarkan sambil tersenyum.

“Wilco (Zeelenberg) mendatangi saya dan berkata, ‘Ada yang harus saya bicarakan denganmu. Saya pikir Franco harus tetap di sebelah kiri, jadi kamu harus pergi ke sisi lain’. ‘Dan saya hanya berkata, Ya, oke, itu cocok sekali’. Maksud saya, tidak masalah saya berada di kanan atau kiri, tidak ada yang berubah. Franco telah bersama tim selama dua tahun, dan jika dia bahagia di sisi kiri garasi, saya senang di sisi kanan. Ini bukan masalah,” imbuh Valentino Rossi.

“Apalagi karena ini tentang Franky. Dia adalah rekan setim terbaik yang bisa saya bayangkan. Karena kami sudah mengenal satu sama lain dengan baik, kami berteman, kami berlatih bersama dan bersaing di rumah dengan semua jenis motor di ranch, di motorcross, di R1. Saya sangat senang kami berada dalam satu tim karena kami ‘spesial relationship’. Kami adalah susunan pembalap yang bagus dan mudah-mudahan kami berdua kompetitif.”

Di sisi lain mentor VR46 Academy tersebut sangat senang karena ada dua siswa VR46 di kelas utama selain Morbidelli. Ducati bekerja dengan pembalap Pecco Bagnaia dan rookie Luca Marini. “Saya sangat bangga. Tim Italia terdiri dari enam pembalap dan empat, tiga, dan saya, berasal dari Akademi. Ini bagus untuk kami, kami bangga. Saya dan semua orang di Akademi. Memiliki Franco, Pecco dan juga Luca di MotoGP sungguh luar biasa. Sepertinya kami melakukan pekerjaan dengan baik dan yang terpenting, pembalap kami sangat cepat. Saya yakin mereka bisa kompetitif,” pungkas pembalap berusia 42 tahun itu.

Leave a Reply