Marc Marquez Ingin Comeback di Qatar atau Portimao, Ada yang Takut?

0

RiderTua.com – Marc Marquez berujar ingin ‘comeback’ di seri Qatar atau Portimao… Bintang Repsol Honda Marc Marquez masih absen dalam tes Qatar, dia pun digantikan oleh, Stefan Bradl. Tiga minggu sebelum seri perdana Qatar (28 Maret), juara dunia 8 kali itu melaporkan ada kemajuan yang signifikan pada lengannya. “Sekarang lengan kanan saya terasa normal lagi. Sebulan yang lalu saya merasa sangat kesulitan, untuk mandi, membuka pintu, atau makan dengan tangan kanan,” katanya. Dalam waktu kurang dari 2 minggu Marc Marquez membuat langkah besar dalam rehabilitasinya. Saat itu dia diizinkan latihan beban hanya dengan bobot 2-3 kg. Sekarang dia sudah bisa angkat beban 6 kg, meskipun kita masih bisa melihat perbedaan pada ototnya di lengan kanan dan kiri. Dalam videonya terlihat bahwa ketika dia menangkap bola, dia tidak takut untuk melakukan gerakan tiba-tiba. Namun apakah kita bisa melihatnya berlomba di Qatar..? Atau mungkin Portugal?. Ada yang takut atau justru ingin ‘jajal kekuatan’ Marquez pasca cedera?

Marc Marquez: Saya Ingin Comeback di Qatar atau Portimao

Saat presentasi tim Repsol Honda yang digelar pada 22 Februari lalu, Marc Marquez mengumumkan bahwa setelah menjalani tiga kali operasi pada lengan kanannya, dia terpaksa harus melewatkan tes resmi MotoGP di Qatar.

Sejauh ini dia dan tim Honda tidak menyebutkan kapan tanggal comeback-nya. Marc berkata, “Tujuan saya selanjutnya adalah GP Qatar. Jika tidak berhasil, maka balapan Qatar kedua. Jika itu tidak berhasil juga, Portimao. Yang penting adalah saya merasa lebih baik dari minggu ke minggu.”

Senin (8/3/21), Honda memposting wawancara terbaru dengan Marc Marquez, yang melaporkan tentang latihan intensif dan rutinitas rehabilitasi, serta kemajuan positif pada lengannya. Pemeriksaan kesehatan yang akan dilakukan minggu ini akan sangat menentukan.

Marc pun ditanya, apakah dia sudah menyiapkan mental untuk kembali menunggangi motornya? Pembalap berusia 28 tahun itu menjawab, “Saya berharap bisa comeback dengan cara terbaik. Itu tidak berarti saya akan kembali dan memenangkan balapan pertama.”

“Artinya saya kembali dan mengendarai motor MotoGP seperti yang saya inginkan. Saya menikmatinya, selangkah demi selangkah kembali ke level saya sebelumnya. Dan saya mengendarai motor dengan gaya saya lagi. Itu akan menjadi sebuah proses dan kami akan melihat, apakah ini proses lambat atau cepat.”

“Yang paling penting adalah saya merasa lebih baik setiap hari. Saat di gym, saya merasa lengan kanan terasa mirip dengan lengan kiri. Itu penting dan saya berharap bisa mengendarai lagi motor saya.”

“Sekarang lengan kanan saya mulai terasa seperti lengan normal lagi. Sebulan yang lalu saya merasa sangat kesulitan, untuk mandi, membuka pintu, atau makan dengan tangan kanan. Ketika dokter memberi tahu saya, bahwa saya dapat menggerakkan lengan kanan saya lagi, itu juga merupakan pertarungan mental melawan diri sendiri dan kepercayaan saya karena banyak waktu telah berlalu.”

“Saya merasakan hal ini untuk pertama kalinya dalam hidup saya, tetapi hanya untuk dua minggu pertama. Kemudian saya menyadari langkah demi langkah bahwa lebih mudah lagi. Saya dapat berlatih di gym, saya juga merasakan lebih banyak kekuatan di lengan saya meski masih sedikit terasa sakit.”

Pemeriksaan Dokter Minggu Ini Menentukan

Apakah ada road map untuk comeback ke MotoGP? Marc kembali melanjutkan, “Masih belum tahu. Saya rasa, saya akan segera dapat mengendarai motor lagi. Tetapi saya harus kembali memeriksakan diri ke dokter minggu ini. Kemudian kita akan melihat, apakah dokter mengatakan tidak apa-apa dan ototnya dalam kondisi yang baik. Saya tidak pernah tahu dalam proses rehabilitasi.”

“Tapi tetap saja, kami berada di jalur yang benar dan kami melakukannya hari demi hari. Dua minggu lalu saya katakan minggu demi minggu, sekarang hari demi hari. Kemungkinan saya tidak akan langsung tancap gas dengan motor MotoGP, saya akan mulai dengan motor yang lebih kecil dan berlatih di trek kecil.”

Apa rutinitas sehari-hari Marc selama masa pemulihan? Kakak kandung Alex Marquez itu berkata, “Dalam sebulan terakhir, setiap hari selalu sama. Saya bangun jam 8 pagi dan langsung melakukan latihan gabungan fisio dan gym mulai dari jam 9 pagi sampai 11. Sesi latihan saya dijadwalkan dari jam 11.30 sampai jam 1.30 siang, bisa jogging, bersepeda atau yang lainnya.”

“Sore harinya mulai dari jam 4 hingga 6 sore, sesi kedua latihan fisio-gym. Waktu bebasku mulai jam 7 malam sampai jam 9 malam. Pada pukul 10 malam, saya sudah di tempat tidur karena saya capek.”

Saat tes Qatar berlangsung, Marc hanya berada di rumah. Bagaimana rasanya? Pembalap asal Spanyol itu menjawab, “Ketika saya menyadari bahwa tidak dapat memulai pramusim dengan baik, dan saya tidak dapat menguji suku cadang baru yang telah dibuat dengan kerja keras oleh Honda selama musim dingin, itu aneh. Tapi saya tahu, mereka bekerja sangat keras dengan Stefan Bradl, Pol, saudara saya Alex dan Nakagami untuk mencoba suku cadang baru untuk meningkatkan performa motor.”

“Saya tahu mereka menunggu saya, dan saya akan mencoba yang terbaik untuk berada di sana secepatnya. Yang bisa saya katakan adalah saya sudah tidak sabar untuk mengendarai motor lagi.”

Leave a Reply