Yaris Sukses Merebut Gelar Car of the Year 2021 di Eropa

0
(Auto Express)

RiderTua.com – Baru saja memasuki tahun 2021 kini sudah dilaksanakan pemberian penghargaan Car of the Year di Eropa. Gelar ini akan diberikan untuk mobil yang dinilai memiliki kualitas produk lebih baik dari model lainnya. Setelah melalui berbagai seleksi Toyota Yaris meraih gelar mobil terbaik di Eropa tahun ini. Hatchback unggulan Toyota tersebut juga sanggup mengungguli model lainnya.

Baca juga: Toyota Indonesia Sudah Buka Inden Raize, Tapi…

Toyota Yaris Meraih Gelar Mobil Terbaik

Penghargaan Car of the Year di Eropa menjadi kegiatan tahunan untuk mencari mobil terbaik di Benua Biru. Jurinya terdiri dari berbagai jurnalis ternama di kawasan tersebut. Tentunya mobil yang dipilih tak boleh sembarangan karena harus melalui berbagai seleksi yang sangat ketat.

Ada delapan mobil yang masuk ke babak final, tapi diantara itu semua hanya ada satu yang keluar sebagai pemenang. Yang tak lain adalah Toyota Yaris, sehingga hatchback ini mampu mengungguli model seperti Fiat dan Land Rover. Mobil unggulan Toyota tersebut meraih skor tertinggi sebanyak 240 poin.

(Autocar)

Kalahkan Fiat

Dua model lainnya yang masuk ke dalam runner up ada Fiat 500 dan Cupra Formentor, masing-masing memperoleh skor 240 dan 239 poin. Keduanya nyaris mampu menyusul Yaris soal skor yang didapatkannya, tapi sepertinya hatchback ini dapat mengungguli keduanya. Bahkan dengan skor yang sama dengan Fiat 500.

Mobil lainnya yang masuk ke dalam daftar ‘Top 5’ seperti Volkswagen ID.3 memperoleh nilai 224 poin dan Skoda Octavia 199 poin. Disusul model lainnya seperti Citroen C4 dan Land Rover Defender, yang sayangnya tak masuk ke dalam peringkat lima besar tersebut. Nampaknya juri melihat Yaris terbaru ini sebagai mobil yang sempurna bagi mereka, apalagi melihat dari desainnya.

Perlu diingat kalau Yaris yang dimaksud adalah All New Yaris, model generasi terbaru yang diluncurkan sekitar setahun lalu di Eropa. Hatchback ini memang didesain khusus untuk pasar Eropa, sehingga kemungkinan tak cocok kalau dijual di pasar Asia, termasuk Indonesia.

Leave a Reply