Rossi: Tes Rider Yamaha Menguji di Trek yang Salah!

1
Valentino Rossi: Pembalap Harus Gigih Agar Didengar Insinyur Yamaha Jepang? MotoGP

RiderTua.com – Valentino Rossi berujar tes rider Yamaha Jepang menguji di trek yang salah atau tidak dipakai untuk balapan.. Jadi masalah Yamaha bukan pada tes ridernya… Fakta bahwa, Jorge Lorenzo sebagai tes rider jarang digunakan pada tahun 2020, membuat Valentino Rossi dan rekan-rekannya geleng-geleng kepala. Pembalap MotoGP berusia 41 tahun itu menjelaskan, mengapa sangat penting bagi pembalap penguji baru Yamaha, Cal Crutchlow untuk lebih banyak melakukan pengujian pada motor di Eropa. Namun yang lebih penting lagi adalah lokasi uji cobanya.. Yamaha menguji motor di Jepang yang tidak dipakai balapan, ora nyambung cak..!

Rossi: Tes Rider Yamaha Menguji di Trek yang Salah

Manajer tim Yamaha, Massimo Meregalli mengumumkan bahwa pembalap uji Cal Crutchlow (35 tahun) akan sangat sibuk di 2021. Berbeda dengan pendahulunya Jorge Lorenzo (33 tahun), Juara dunia MotoGP 3 kali itu hanya melakukan beberapa lap dengan M1, pada tes Sepang di minggu pertama Februari 2020.

Kemudian dia melakukan tes Portimao pada bulan Oktober 2020, dengan menggunakan model tahun sebelumnya. Kemudian wabah telah menggagalkan rencana pengujian yang dilakukan Yamaha.

Rossi: Tes Rider Yamaha Menguji di Trek yang Salah
Rossi: Tes Rider Yamaha Menguji di Trek yang Salah

Menanggapi hal ini, Valentino Rossi berkata, “Ada masalah mendasar. Sebelum tahun 2020, semua pabrikan lain memiliki tim penguji yang sangat aktif yang melakukan pekerjaannya di Eropa. Dengan pembalap Eropa seperti Pirro, Bradl, Pedrosa…”

“Masalahnya adalah, Yamaha tidak memiliki tim seperti itu. Mereka melakukan pengujian di Jepang dengan pembalap Jepang. Tapi itu bukan masalah terbesar. Masalah terbesar adalah, bahwa di Jepang mereka berkendara di trek yang nyatanya tidak ada hubungannya dengan trek Eropa. Tapi kita harus mengendarai dengan ban yang kami miliki di trek, di mana kami juga balapan,” kata pemenang GP 115 kali itu.

“Kami memberikan banyak tekanan untuk mendapatkan tim penguji ini, dan kemudian Lorenzo dikontrak. Masalahnya, Lorenzo hanya menjalani tes selama 1 hari di Malaysia. Kemudian masalah kesehatan global datang dan semuanya berhenti. Setelah 8 bulan, dia hanya melakukan tes di Portimao. Jadi Lorenzo tidak benar-benar bekerja,” sesalnya.

Katsuyuki Nakasuga Yamaha M1

Tim Uji Eropa

Jadi bagi Rossi, yang pindah dari tim pabrikan Yamaha ke Petronas SRT, satu hal yang jelas, “Jadi hal terpenting pertama adalah, Yamaha membutuhkan tim penguji yang serius tahun depan, di Eropa. Saya ingin sekali melihat Dovizioso sebagai test rider, tak hanya sangat cepat, tetapi juga sangat sensitif dan memiliki banyak pengalaman. Tapi Crutchlow juga seseorang yang masih aktif balapan hingga tahun ini. Jika dia termotivasi, dia bisa mendorong motor hingga limitnya.”

“Lebih dari sekedar test rider, program serius dibutuhkan untuk tim penguji,” Rossi berkesimpulan.

1 COMMENT

Leave a Reply