Tito Rabat Geram: Ada Sabotase atau Konspirasi?

Tito Rabat Geram: Ada Sabotase atau Konspirasi?
Tito Rabat Geram: Ada Sabotase atau Konspirasi?

RiderTua.com – Tito Rabat geram dengan timnya: dia berbicara seolah ada sabotase atau konspirasi, entah siapa yang disalahkan Tito Rabat? atau sekedar sindiran.. Kejadian kemarin, rem belakang kedua motornya rusak, kenapa kompak dengan dua motor yang rusak remnya?.. Benar tidaknya timnya mempersulit perlu dibuktikan…

Tito Rabat Geram: Ada Sabotase atau Konspirasi?

Tito Rabat dan Karel Abraham akan mengalami perjalanan nasib yang sama di tim Ducati Avintia. Mereka adalah pembalap yang membayar untuk bisa ikut balapan, mereka juga sedang dalam posisi kontrak yang masih berjalan (2021).. Tetapi senada dengan Karel, Tito akan dibawa keluar tim tanpa pernah bisa tampil dengan maksimal. Bandingkan dengan performa Zarco yang langsung melejit.

Sulit untuk tetap tenang … Tito Rabat yang biasanya sangat diam, kini dia dengan ‘loss dol‘ melepaskan bebannya. Dengan menceritakan penderitaannya pada hari Jumat di Valencia… Tito Rabat akan mengakhiri petualangannya di MotoGP yang bertentangan dengan keinginannya dan meskipun kontraknya akan berakhir pada 2021.

Pada tahun 2021, tim Avintia Ducati tetap dengan motor GP19 namun mereka akan melakukan facelift dengan kedatangan dua rookie dari Moto2, Enea Bastianini dan Luca Marini. Dimana Marini membawa nama tim (sponsor) dan uang dari VR46.

Meskipun sekarang masih menyisakan 2 seri lagi.. Hasil yang jelas tidak memuaskan tahun ini diperoleh Rabat. Dan terlebih lagi mengingat banyaknya masalah yang dideritanya sepanjang hari pertama latihan di sirkuit Ricardo Tormo ini.

Tito Rabat Geram: Ada Sabotase atau Konspirasi?

Rabat berkata dan tampak kesal, “Saya sangat marah dengan situasi ini. Saat Anda memakai ban soft, untuk mencoba catatan waktu terbaik, rem belakang rusak, kedua motornya.! Sulit dipercaya… Kami tidak bisa mengatakan lebih banyak. Meskipun saya meragukannya,” katanya di media DAZN setelah menyelesaikan latihan Jumat..

Dipersulit?

“Itu tidak benar dan inilah yang terjadi selama bertahun-tahun ini.. ‘Bisa jadi yang rusak piringan cakram (disk brake) nya‘. Itu yang mereka katakan padaku. Tetapi pada akhirnya, Anda harus berhenti dan menunggu hingga hari berikutnya untuk memberikan yang terbaik, seperti yang selalu saya lakukan. Saya tahu saya telah memberikan kemampuan saya secara maksimal, saya mencoba memberikan 100% dan saya akan melakukan hal yang sama sampai akhir tahun, apapun yang terjadi,” kata Rabat.. Dan yang mengherankan bahwa kedua motor tersebut mengalami masalah yang sama.

Sementara kondisi kontras terjadi dengan rekan setim Johann Zarco, dia berhasil berada di posisi 5 besar.. “Sirkuit di mana ada sedikit perbedaan, saya sebenarnya bisa bagus di sana … Mereka mempersulit saya untuk mencapainya. Saya tidak melihat semuanya benar dan itulah yang telah terjadi selama bertahun-tahun. ” Tuduhan Tito yang jelas ditujukan terhadap timnya.

Tentunya harus dibuktikan atau memang kualitas tim lapis ketiga memang begitu?.. Karena Johann Zarco jelas mendapat dukungan tim pabrikan..

Be the first to comment

Leave a Reply