Rossi di MotoGP Hingga 46 Tahun? yang Lain Pensiun Muda

Rossi di MotoGP Hingga 46 Tahun, yang Lain Pensiun Muda
MotoGP Terindah di Akhir Karir Rossi

RiderTua.com – Apakah Valentino Rossi terus di MotoGP hingga usia 46 tahun.. sementara pembalap yang lain pensiun muda. Di seri terakhir MotoGP Catalunya 2020, Valentino Rossi berakhir dengan kekecewaan atas crash yang dialaminya. Namun, The Doctor membuat sejarah. Pada usia 41 tahun dia menandatangani kontrak baru dengan salah satu tim MotoGP terpanas saat ini yaitu Yamaha Petronas SRT. Bahkan dia akan melanjutkan karirnya hingga umur 42 tahun, dengan kemungkinan berlanjut hingga 43 tahun atau 46 tahun. Kini dia menjadi model baru untuk diikuti oleh banyak pembalap yang menjadikannya sebagai contoh. “Mungkin pembalap generasi berikutnya bisa belajar sesuatu dari ini. Banyak yang jauh lebih muda dariku ketika mereka berhenti balapan. Mudah-mudahan dalam olahraga kami (MotoGP) mereka akan terus berlanjut sampai sedikit lebih tua”.

Rossi di MotoGP Hingga 46 Tahun? yang Lain Pensiun Muda

Valentino Rossi Terus di MotoGP Hingga 46 Tahun?
Valentino Rossi Terus di MotoGP Hingga 46 Tahun?

Ternyata semangat Rossi ini diwarisi dari ayahnya.. Berkat hasratnya yang besar yang diwarisi dari ayahnya Graziano, di dalam dan di luar lintasan. “Saya selalu menyukai gaya hidup ini. Saya mengembangkan minat pada sepeda motor pada usia dua tahun.. Gairah ini tidak terputus. Ini membuat perbedaan. Tapi yang jelas penting untuk cepat dan memperebutkan posisi penting,” kata Rossi. Kemungkinan pembaruan berikutnya akan bergantung pada performa dia selanjutnya. Di mana akan dibahas sekitar musim panas 2021.

Graziano Rossi - Valentino Rossi

Tim MotoGP VR46

Dan akan ada waktunya untuk proyek-proyek lain yang bergengsi, mulai dari tim VR46 MotoGP. Dan gairahnya untuk mobil juga diturunkan dari ayahnya. “Saya menyadari hal itu sejak awal. Sekarang sudah biasa aja, tapi kemudian saya tinggalkan. Juga penting untuk tetap selalu berada di papan atas” ujar Valentino Rossi.. “Graziano sangat senang ketika saya mulai balap motor, dia ingin melihat bagaimana bila saya mengalami kecelakan dan berapa besar risikonya.”

Tumbuh di lingkungan otomotif, DNA nya membentuknya menjadi pembalap legenda. “Anda memiliki kehidupan yang baik, tetapi Anda juga berada di bawah banyak tekanan. Apalagi sekarang Anda harus menjadi atlet sejati di MotoGP. Anda harus berlatih setiap hari dan memiliki gaya hidup tertentu. Memang tidak mudah,” pungkas Valentino seperti dilansir Motorsport-Total.com…

Be the first to comment

Leave a Reply