Vinales Ikutan Selera Humor Valentino Rossi

Hari Sabtu kami adalah binatang buas di trek dan kemudian kami menjadi seperti anak kucing dalam balapan, kata pembalap Yamaha Monster MotoGP, Maverick Vinales

Vinales Ikutan Selera Humor Valentino Rossi
Vinales Ikutan Selera Humor Valentino Rossi

RiderTua.com – Maverick Vinales ikutan selera humor Valentino Rossi.. Kalah menang dalam kompetisi itu biasa, menyesali kegagalan tiada guna. Balapan MotoGP Misano bagi Vinales berakhir dengan kekecewaan, tetapi setelah kunjungan ke peternakan Valentino Rossi, dia menemukan selera humornya lagi. The Doctor selalu bisa menghibur semua orang, termasuk Maverick Vinales yang hilang rasa frustrasinya setelah main ke ranch VR46..

Vinales Ikutan Selera Humor Valentino Rossi

Maverick Vinales di MotoGP Misano Minggu lalu start dari posisi pole kemudian finis di tempat keenam. Pada sesi uji coba hari Selasa, Yamaha membawa banyak inovasi dan pembalap Spanyol itu menjadi yang tercepat. “Saya pikir kami melakukan tes yang sangat bagus, tes terbaik saya tahun ini. Kami menguji knalpot, berbagai set-up untuk suspensi, lengan ayun karbon …”

“Saya akan menggunakan beberapa bagian akhir pekan ini, Swingarm (lengan ayun) karbon dan knalpot. Saya pikir itu baik untuk kecepatan dan mengumpulkan informasi untuk Yamaha. Kami juga mencoba menemukan cengkeraman yang lebih baik untuk motornya. Tapi itu tidak mudah ketika level grip sempurna hanya selama pengujian,” kata Vinales.

Vinales Ikutan Selera Humor Valentino Rossi
Vinales Ikutan Selera Humor Valentino Rossi

Pengaruh Moto2

Vinales berharap Yamaha bisa membantunya… “Kami harus memahami mengapa kami memiliki masalah grip setelah balapan Moto2. Jika kita melihat catatan waktu per lap, motor terlambat mulai bekerjanya. Jika itu berhasil dalam sepuluh atau 15 lap sebelumnya, saya akan bisa mendapatkan kecepatan 1:32 detik. Kami perlu memahami bagaimana kami bisa membuatnya bekerja lebih cepat. Dengan abrasi (bekas ban di aspal) dari ban Dunlop di trek”.

“Jika kami menyetel motor untuk kondisi tertentu, tetapi kemudian berbeda kondisi lintasannya setelah balapan Moto2, maka itu menjadi sulit bagi para pembalap MotoGP. Saya harus memahaminya dan melakukannya sebaik mungkin. Karena pada akhirnya semuanya baik-baik saja di akhir pekan sampai adanya balapan Moto2. Yamaha harus memahami itu dan bereaksi untuk memberi kami motor terbaik yang dapat mereka lakukan.”

VR46 MotoGP

Selera Humor

Pembalap pabrikan Yamaha itu juga menghilangkan rasa frustrasinya di MotoRanch rekan setimnya VR46, Valentino Rossi. “Itu luar biasa, kami berada di sana dengan seluruh tim. Hari itu kami menghilangkan banyak rasa frustrasi yang aku alami.. Saya menikmatinya seperti anak kecil: Saya adalah yang pertama di lintasan dan yang terakhir berhenti. Itu adalah pengalaman yang luar biasa dan saya sangat menikmati berkendara bersama Valentino. Saya bisa melihat seberapa banyak mereka (akademi VR46) berlatih dan seberapa cepat mereka berada di flat track. Senang rasanya melihat seluruh tim tertawa. Itu adalah pengalaman yang unik,” kata Vinales yang kembali bersemangat setelah berkunjung ke ranch Valentino Rossi.

Maverick melanjutkan pembicaraan tentang balapan Misano, namun kini sedikit diselingi humor.. “Jika kami lebih cepat dalam sesi latihan, maka kami akan sedikit lebih cepat dalam balapan. Kami akan berusaha semaksimal mungkin, tentu tidak mudah karena kami selalu harus menderita dengan aspek ini. Saya ingin reaksi dari Yamaha, saya ingin mereka bekerja memberikan yang terbaik untuk saya”.

“Karena pada hari Sabtu kami adalah binatang buas di trek dengan rekor lap sepanjang masa dan kemudian kami menjadi seperti anak kucing dalam balapan. “

Maverick Vinales

Setidaknya pembalap Spanyol itu tidak kehilangan selera humornya.. “Ini aneh, tapi saya menerimanya dengan humor, kalau tidak saya tidak bisa berbuat apa-apa. Kecuali untuk memberikan yang maksimal, seperti biasa, di setiap sesi. Tesnya bagus, saya merasa luar biasa di atas motor. Kami sudah tahu bahwa kami memiliki cengkeraman yang baik dengan abrasi Michelin dan saya bisa melakukan apapun yang saya inginkan dengan motornya. Tapi saat cengkeramannya hilang, menjadi rumit,” katanya..

Be the first to comment

Leave a Reply