Tercium Bau Yamaha dan Suzuki Menang, Honda dan Ducati Menangis!

Fakta bahwa biasanya, pembalap MotoGP mendambakan cengkraman ekstra adalah sudah pasti. Namun peningkatan performa ban belakang Michelin 2020 yang baru telah merampas kemampuan pengendalian Ducati dan Honda untuk menggeser ( sliding) bagian belakang motor saat melibas tikungan..

ban Michelin 2020 RC213V M1

RiderTua.com – Mulai MotoGP 2020 ini karakter ban belakang baru Michelin berubah, lebih banyak menawarkan cengkeraman. Momok menakutkan bagi mesin-mesin V-4. Pembalap Ducati dan Honda mengeluh motor mereka tidak bisa slide di tikungan. Mereka menjelaskan mengapa cengkeraman belakang ekstra menyebabkan masalah saat memasuki tikungan bagi Honda dan Ducati ( tentu sama efeknya dengan Aprilia dan KTM). Tercium bau Yamaha dan Suzuki menang, Honda dan Ducati menangis..

Tercium Bau Yamaha dan Suzuki Menang, Honda dan Ducati Menangis

RC213V Marc Marquez

Fakta bahwa biasanya, pembalap MotoGP mendambakan cengkraman ekstra adalah sudah pasti. Namun peningkatan performa ban belakang Michelin 2020 yang baru telah merampas kemampuan pengendalian Ducati dan Honda untuk menggeser ( sliding) bagian belakang motor saat melibas tikungan..

Bahkan motor Desmosedici ( sehubungan dengan desain sasis) terkenal karena sulit untuk berbelok, slide atau semacam itu merupakan manuver yang efektif untuk membantu motor mudah melibas tikungan.

Danilo Petrucci dan Andrea Dovizioso berujar. “Masalahnya adalah bahwa untuk gaya balap saya dan motor Ducati, lebih baik untuk sedikit berseluncur / slide saat masuk tikungan, untuk membelokkan motor. Tetapi dengan ban baru ini, sangat sulit untuk melakukannya,” kata Petrucci.

Fabio Quartararo Jerez

“Sangat gila untuk mengatakannya, tetapi ban baru ini memiliki banyak traksi di bagian tengah jika Anda melihat profil ban. Saat motor melaju di trek lurus, rasanya benar-benar baik-baik saja, tetapi ketika kita mengerem dengan keras dan mulai rebah, kita tidak bisa berseluncur. Cara itu sangat membantu untuk membuat motor mudah menikung dan terutama saat mengurangi beban bagian depan”.

Masalah ini sudah diketahui sejak akhir 2019 saat pertama menguji ban baru. Dan mereka mulai mencari solusi, tetapi pada akhirnya masalah itu tidak terpecahkan. Jadi sulit bagi motor-motor V4 untuk melakukan manuver seperti tahun lalu..

Keadaan sebaliknya terjadi pada Suzuki dan Yamaha. Dengan ban belakang baru yang punya grip kuat, mereka justru semakin lengket di tikungan dengan cornering speednya.. Tinggal pembalap meningkatkan kemampuan menikung lebih cepat saja.. Bisa jadi tim lawan seperti Ducati dan Honda akan ketinggalan saat menikung.. “Aku pikir itu akan menjadi salah satu balapan paling sulit dalam hidupku,” pungkas Petrucci..

Be the first to comment

Leave a Reply