Bikin Merinding Quartararo: Valentino Rossi Selalu Berbeda dari Pembalap Lain!

0
Fabio-Quartararo-Valentino-Rossi

RiderTua.com – Fabio Quartararo dalam sebuah wawancara dengan Yamaha Motor France berbicara tentang keinginan dan tantangannya untuk musim depan di tim resmi Yamaha. Di mana dia akan menggantikan Valentino Rossi..  Namun menurut Quartararo, Valentino Rossi selalu berbeda dari pembalap lain..

Quartararo: Valentino Rossi Selalu Berbeda dari Pembalap Lain

Fabio berkomentar bahwa naik kelas ke MotoGP adalah yang paling mengesankan baginya. Ketika dia beralih dari Moto3 ke Moto2 dia butuh lima lap agar terbiasa dengan kecepatan motornya. Tetapi di MotoGP, dia perlu beberapa tes untuk membiasakan diri, dan masih kurang.

Terkadang pembalap tidak dapat menggunakan power mesin terlalu banyak karena motor akan mudah Wheelie, meskipun menggunakan bantuan elektronik. Untuk rem hampir seperti di Moto2, tetapi di MotoGP untuk sampai ke fase pengereman lebih cepat. Semua berubah! MotoGP adalah motor yang berbeda!.

Meskipun top speed motornya lebih dari 320 km / jam, Fabio tahun lalu masih sedikit tertinggal di belakang motor tercepat, termasuk motor M1 spek resmi. “Ketika kita berada di kecepatan 320 atau 330 km / jam dan seseorang melewati kita, kita merasa tidak terlalu cepat. Tapi yang paling mengesankan bagi saya adalah akselerasi, dari 80km / jam menjadi 200, atau bahkan 300km / jam. Saat itulah saya merasakan kesan kecepatan karena dilakukan dalam waktu yang singkat sehingga kita kesulitan mendapatkannya.

“Secara fisik juga, karena di Moto2 punya waktu untuk ‘beristirahat’ di trek lurus, sementara di MotoGP jauh lebih cepat. Jadi, pembalap harus sangat kuat secara fisik. “

Membawa Kru-nya

 Selain itu, Quartararo juga berkomentar bahwa dia ingin dapat membawa timnya saat ini ke tim pabrikan musim depan, termasuk chief engineer-nya, Diego Gubellini. “Tahun lalu ada suasana yang sangat, sangat baik dan saya bergaul dengan baik dengan tim teknis saya, jadi saya pasti ingin membawa mereka”.

Valentino Berbeda

Fabio sering melontarkan kekagumannya pada Valentino Rossi.. ” Hanya memikirkan saja membuatku merinding!.. Saya berpikir bahwa saya tidak akan pernah bisa balapan dengannya di MotoGP. Saya pikir sudah terlambat untuk balapan dengannya. Karena biasanya pembalap pensiun sebelum usia 40 tahun. Tapi Valentino melakukan segalanya secara berbeda dari yang lain: dia berusia 41 tahun dan dia selalu bertarung dengan pembalap muda.

“Jadi berpikir bahwa saya akan “mengambil tempatnya” di tim resmi adalah luar biasa. Dan jujur, saya berharap dia lanjut balapan pada 2021, karena selalu menyenangkan untuk balapan dengan idola Anda: setiap kali saya melihatnya di track, dia luar biasa! “

Karir panjang yang luar biasa dari Rossi di MotoGP membuat Quaratararo ingin mengikuti jejaknya. “Aku masih punya waktu (sambil tertawa)! Tapi sejujurnya, usia hanyalah angka. Saya tidak hanya merujuk pada Valentino Rossi, tetapi juga kepada seorang pemain sepak bola yang sangat saya kagumi, Cristiano Ronaldo: dia berusia 35 tahun dan tampaknya berada dalam performa terbaik, di puncak permainannya. Dan saya pikir dia adalah contoh yang baik untuk saya. Saya pikir dia adalah seseorang yang banyak berlatih secara fisik dan sangat sehat, jadi saya pikir dia bisa terus sampai usia 40 tahun, seperti Valentino. “

Leave a Reply