Kandidat Pengganti Lorenzo di Repsol: Zarco, Crutchlow atau Alex Marquez?

RiderTua.com – Keputusan pensiun Lorenzo menjadi topik hangat di paddock MotoGP. Tentunya yang menjadi pertanyaan berikutnya adalah siapa suksesor Jorge yang akan menjadi rekan Marc Marquez?.. Secara logis ada dua calon yaitu Cal Crutchlow, Takaaki Nakagami dan Johann Zarco namun kita juga tidak bisa mengesampingkan adik Marquez, Alex… Kandidat Pengganti Lorenzo di Repsol: Zarco, Crutchlow atau Alex Marquez?

Kandidat Pengganti Lorenzo di Repsol: Zarco, Crutchlow atau Alex Marquez?

Cal Crutchlow

Cal Crutchlow diperhitungkan semua orang, pasca pengumuman pengunduran diri Jorge Lorenzo. Karena dia yang paling siap mengendarai Honda Repsol, yang sama dengan Marquez ( RC213V versi 2019). Dan jawaban Crutchlow adalah: “Valencia akan menjadi akhir pekan yang normal bagi saya. Masa depan bukan milik saya. Saya sudah memiliki kontrak. Saya akan terus melakukan pekerjaan saya dan untuk saat ini tidak ada apa-apa,” kata pria asal Inggris itu dengan dingin.

Tetapi dia menambahkan bahwa kini situasinya telah berubah total dibandingkan pekan lalu. Zarco adalah pembalap yang baik di antara yang terbaik di kejuaraan dan harus bangga dengan cara dia mengendarai Honda dalam dua balapan terakhir. Untuk saat ini, saya sangat bahagia untuk bekerja dengan Honda ( LCR- HRC). Saya mencoba membantu pengembangan motor dan mesin. Kami memiliki banyak power, tetapi kami dapat memiliki lebih banyak lagi, yang akan membuatnya lebih mudah untuk mengelola berbagai situasi balap. Ada hal-hal yang berjalan dan orang lain yang tidak pergi, kita harus terus mengerjakannya.”

Cal Crutchlow tidak yakin bagaimana berita mundurnya Lorenzo akan berdampak pada dirinya, tetapi dia mengisyaratkan potensi prioritas Honda ada pada Zarco.

Crutchlow berkata: “Saya tidak tahu apakah pensiun Jorge Lorenzo akan memengaruhi saya. Pekerjaan saya adalah memiliki balapan yang bagus. Johann adalah pebalap hebat. dia memenangkan kejuaraan dunia Moto2.

“Saya pikir Johann adalah pembalap yang hebat, dia bangga mengendarai Honda dengan cara dia melaju di dua balapan terakhir. Tapi kita akan lihat.

Kesimpulan: Entah karena masih dalam suasana sedih setelah “kepergian” Lorenzo mungkin Crutchlow tidak terlalu banyak bicara tentang ‘kursi kosong’ itu. Bisa jadi untuk menghormati Lorenzo..Tidak etis ketika pembalap pergi kursinya sudah diincar bukan? . Namun dia juga ragu karena banyak pembicaraan Zarco dengan Honda..

Johann Zarco

Johann Zarco tidak menyembunyikan keinginannya untuk menggantikan, Jorge Lorenzo di Repsol Honda pada tahun 2020.

Zarco, yang sudah mencicipi RC213V versi 2018 LCR Honda, akan menikmati kesempatan untuk mengambil kursi Lorenzo musim depan.

“Itu berarti ada tempat kosong untuk musim 2020 di mana saya tidak tahu pasti, tetapi di suatu tempat itu adalah tempat kosong. Dan itu adalah kesempatan bagi saya untuk membalap tahun depan,” kata Zarco.

“Saya hanya memikirkan hal ini, itu membuat saya tersenyum, karena sejak Agustus saya tidak tahu apa yang bisa saya lakukan untuk tahun depan, saya masih belum tahu sekarang, tetapi sekarang di atas kertas ada kemungkinan.” katanya, menyusul mundurnya Lorenzo..

Menurut Zarco, Tim Repsol Honda adalah yang terbaik, tim pabrikan, dan akan seperti mimpi luar biasa jika berhasil masuk kesana di musim yang rumit baginya.

Kesimpulan: Kedatangan Zarco ke Honda sudah dipastikan sebagai pengganti ‘kursi kosong’ di Honda. Keinginan mundur Lorenzo ternyata sudah ada sejak dia jatuh hebat di Assen ( Juni 2019) artinya Lorenzo pasti sudah berfikir mundur 5 bulan yang lalu.. Dan Honda pastinya tahu itu.. Dan Zarco sudah disiapkan sebagai cadangannya..

Alex Marquez

Akhirnya calon terakhir adalah kemungkinan Alex Marquez mengendarai motor Lorenzo pada tahun 2020 atau bahkan pergi ke LCR Honda jika Cal Crutchlow menjadi rekan Marc Marquez. Hal ini langsung dijawab oleh bos tim Repsol Honda, Alberto Puig : “Saya pikir Alex Marquez harus menilai itu seperti apa adanya, bukan untuk nama belakang ( Saudara Marc), jika bukan untuk apa yang telah diraihnya. Dia adalah juara dunia Moto2, dan tentu saja setiap juara dari kategori apa pun Anda harus melihatnya. Jelas ada lebih banyak pilihan, tetapi pilihan Alex adalah, berdasarkan kemampuannya sendiri, satu hal yang akan dihargai.”

Kesimpulan: Pernyataan Puig lebih bersifat diplomatis dan menjaga ‘perasaan’ Marc Marquez… Bagaimana jika dengan enteng Puig mengatakan Alex bukan pilihan bagus? Marc Marquez pasti merasa tidak enak hati.. Secara otomatis dan sadar, Puig masih memandang ‘keluarga Marquez’..

Kesimpulan Akhir: Johan Zarco ( 29 tahun) adalah calon kuat, pertama jika dari segi usia dia adalah masa depan Honda, dia juara dunia dua kali. Dibandingkan Crutchlow ( 34 tahun) yang dulu pernah ingin menyatakan pensiun juga. Alex Marquez (23 tahun) sepertinya menunggu kursi kosong Cal Crutchlow jika dia juga pensiun. Nakagami? Kelebihannya adalah dia orang Jepang mudah berkomunikasi dengan insinyur Jepang. Namun dari sisi prestasi dia bukan juara dunia.. Ingat kata Puig bahwa seorang juara dunia lebih diperhitungkan, karena dia punya mental juara..

Trending Artikel Minggu Ini ( TOP5):

  1. Resmi: Jorge Lorenzo Mengundurkan Diri dari MotoGP !
  2. Inilah ‘Ide Gila’ Ducati Demi Kalahkan Marquez Tahun Depan!
  3. [Breaking] Konferensi Pers ‘Luar Biasa’ di Valencia: Kemungkinan Lorenzo Mengundurkan Diri !
  4. ThankYouJorge: Rossi Sebut Lorenzo Rival Terbesarnya, Marquez Terkejut!
  5. Valentino Rossi, Alien Terakhir yang Tersisa di MotoGP Setelah Lorenzo Pensiun!

Be the first to comment

Leave a Reply