Home Otomotif Chery Pingin Jualan Mobil di AS Mulai 2026?

    Chery Pingin Jualan Mobil di AS Mulai 2026?

    Mobil PHEV Chery Tiggo 9 CSH Super Hybrid
    Chery Tiggo 9 CSH Super Hybrid

    RiderTua.com – Ada kabar menarik, nih, soal merek otomotif ternama asal China yang bakal menyasar Amerika Serikat. Mungkin kedengarannya mudah, tapi negara ini mulai menolak merek China karena sejumlah alasan, otomatis mereka nggak bisa melakukan debutnya disana.

    Daftar Isi

    Merek Asal China Mulai Dipersulit Masuk ke AS

    Sebenarnya Chery bukanlah merek sembarangan, karena mereka sudah punya jaringan penjualan yang cukup luas di seluruh dunia. Lini produknya juga cukup beragam, meski sebagian besar berupa model SUV dan Tiggo series yang selalu menjadi tulang punggung penjualannya. Tapi mereka juga menjual model selain Tiggo di pasarnya, bahkan kini mereka juga mulai menjual mobil selain SUV, contohnya model hatchback Q.

    Chery Exeed EX7 BitAuto com
    Chery Exeed EX7 BitAuto com

    Kelihatannya mereka belum puas dengan ekspansi pasar yang dilakukannya sejauh ini, dan mereka mulai menyasar negara yang belum dimasuki oleh produknya. Amerika Serikat menjadi target utamanya selama ini karena penjualan di sana sangat tinggi, terlebih mobil ramah lingkungan mulai banyak dicari. Hanya saja ada satu masalah: merek otomotif asal China sudah dipersulit untuk masuk ke negara ini karena sejumlah alasan.

    Salah satu alasan utamanya yaitu untuk melindungi merek lokal AS agar tidak kalah bersaing dengan merek China. Tapi kalau dilihat, sejumlah merek seperti Ford mengaku kalau merek dari Negeri Tirai Bambu sudah berkembang pesat jauh lebih cepat dari mereka, apalagi dalam hal elektrifikasi mobil. Bahkan Ford mengakui kalau mereka sudah tertinggal 25 tahun dari kompetitornya tersebut, dan ini membuktikan seberapa jauh merek tersebut tertinggal.

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.
    Merek mobil Chery J6 Solo Baru
    Chery J6 Solo Baru

    Mobil Murah Makin Menjadi-jadi

    Sementara merek seperti Ford hingga Chevrolet bisa kalah saing dari merek lainnya kalau mereka nggak punya inovasi baru. Terlebih mobil yang dijualnya rata-rata dibanderol cukup mahal, sementara Chery dkk bisa menjual mobil dengan harga terjangkau tapi kualitasnya sudah terjamin, apalagi fiturnya juga cukup lengkap dan canggih.

    Tapi ini tidak membuat Chery nyerah begitu saja, malah mereka bakal mencari waktu yang tepat untuk memasuki pasar mobil di AS. Seakan mereka benar-benar ngotot mau berjualan disini, bahkan dengan tembok besar yang menghalangi ambisi besarnya untuk menguasai pasar global sekalipun. Mungkin bukan sekarang, suatu saat nanti mereka bakal mendarat di AS dan membawa berbagai macam produknya untuk meramaikan pasarnya.

    Chery Omoda 9 Jaecoo
    Chery Omoda 9 Jaecoo

    Banyak Sub-Brand

    Jelas merek ini nggak bakal datang sendirian kalau suatu saat nanti mereka hadir di AS, karena mereka punya banyak sub-brand. Dari Omoda, Jaecoo, Jetour, Lepas, Exeed, iCar, sampai Luxeed sudah siap meramaikan pasar SUV, dan beberapa diantaranya sudah hadir di berbagai negara termasuk Indonesia. Hanya Exeed dan Luxeed yang belum mendarat disini, tapi salah satu produknya Exeed disebut bakal berjualan mobil MPV mewah untuk melawan Denza D9 dkk.

    Meski mereka nggak bisa masuk ke AS, mereka masih bisa berjualan di negara tetangga, yang tidak lain adalah Kanada. Sejak akhir tahun, mereka sudah membuka sejumlah dealer di berbagai kota besar seperti Quebec dan Ontario, dan mungkin mereka bakal memperluas jaringan penjualannya sepanjang tahun ini. Mereka juga menyasar pasar Amerika Selatan dengan menjajakan mobil murahnya, walau beberapa diantaranya berupa model Tiggo.

    Mobil SUV mobil listrik Chery E5 Malaysia
    Chery E5 Malaysia

    Kalau dilihat, jaringan penjualannya hingga tahun ini di seluruh dunia sudah sangat luas, itupun lini produknya semakin beragam. Bahkan mereka masih bisa menahan gempuran merek senegaranya seperti BYD dan Geely yang juga mengekspansi pasarnya secara agresif belakangan ini. Mungkin untuk sekarang merek asal Negeri Tirai Bambu ini bisa bersaing walau berada di tengah kondisi pasar yang tidak menentu.

    Memang agak disayangkan kalau langkah Chery di AS terhenti begitu saja gara-gara larangan ini. Tapi itu dilakukan agar merek lokal nggak tersingkir begitu saja karena kalah saing dari merek luar negeri. Tetap saja, kalau merek lokal AS ogah kembangkan inovasi baru, mereka masih tertinggal jauh di pasar global.

    © ridertua.com

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu....

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini