Home Otomotif Jadwal Rilis Denza B5 Belum Diumumkan?

    Jadwal Rilis Denza B5 Belum Diumumkan?

    Denza B5 UAE
    Denza B5 UAE

    RiderTua.com – Kenapa sih Denza belum merilis mobil PHEV pertamanya di Indonesia? Padahal sudah ada konsumen yang menanti kehadiran B5 di pasar mobil mewah, dan modelnya sudah ditampilkan sejak awal tahun.

    Daftar Isi

    Model Anyar Denza yang Belum Dirilis

    Denza B5 bisa menjadi andalan barunya di pasar mobil mewah, mengingat selama ini mereka hanya menjual D9. Tapi melihat dari penjualan MPV listriknya ini, D9 masih bisa diandalkannya sampai sekarang dan masih unggul jauh dari rival beratnya, Toyota Alphard. Seakan D9 menolak digusur oleh rival sekelasnya setelah setahun dijual dan masih bisa menjadi model terkuat di segmennya sampai sekarang.

    Denza B5 Top Gear
    Denza B5 Top Gear

    Walau begitu, jelas nggak ada salahnya kalau mereka menjual mobil jenis lainnya, dan B5 menjadi satu dari dua model yang disiapkannya untuk dirilis nanti. Masalahnya modelnya belum juga dirilis meski sudah diperlihatkan ke publik sejak Februari lalu, sementara pasarnya terus berkembang sampai sekarang. Segmen SUV mewah makin banyak diminati konsumen dan mobil PHEV juga makin laris meski dengan model HEV dan BEV yang laku keras di pasar.

    Disebutkan peluncuran Denza B5 masih tetap dilakukan tahun ini, tapi jadwal rilisnya masih belum diumumkan. Tapi kalau melihat dari GIIAS 2026 yang akan digelar beberapa bulan lagi, ini bisa menjadi kesempatannya untuk meluncurkan B5 secara resmi, dan pameran otomotif biasanya menjadi momen merilis produk barunya. Mereka ogah membicarakannya untuk sekarang karena masih fokus jualan D9 yang jadi andalannya.

    Denza B5 UAE
    Denza B5 UAE

    Ada Tiga Model?

    Selain Denza B5, Z9 GT juga disebut menjadi model anyar lainnya yang bakal dijual di Indonesia, padahal modelnya sudah tidak disebutkan lagi sejak terakhir dipamerkan ke publik. Mungkin ada yang mengira Denza batal menjualnya karena nggak ada peminatnya atau pasarnya kurang ramai, tapi justru mereka mencari jadwal rilisnya. Sepertinya Z9 GT sudah senasib dengan B5, yang jadwal peluncurannya belum ada ke

    Z9 GT bisa menjadi model yang cukup menjanjikan meski berupa mobil station wagon, jenis mobil yang mungkin kurang familiar di telinga konsumen Indonesia. Kini station wagon lebih banyak dijual di pasar mobil mewah, dan Denza bakal menjadi salah satu diantaranya yang menjual mobil jenis ini. Sebenarnya tidak hanya kedua model ini yang jadi calon mobil terbarunya disini, karena masih ada B8.

    Denza Z9 GT Motor1 2
    Denza Z9 GT Motor1

    B5 Punya Banyak Peminat

    B8 sudah dirilis di negara tetangga beberapa hari lalu, tapi Denza B5 yang dianggap lebih cocok dijual di Indonesia. Alasannya jelas, karena B5 punya lebih banyak peminat ketimbang B8, mungkin karena desainnya yang terkesan seperti mobil off-road sejati dan menggendong mesin tangguh. Kalaupun B8 nggak bisa dirilis, setidaknya mereka masih punya model lainnya untuk mengisi pasar SUV mewah.

    Sebagai mobil SUV premium, jelas B5 punya banyak calon rival di pasarnya, tapi sebagai SUV PHEV premium, lawannya cukup sedikit mengingat sebagian besar rivalnya memakai mesin hybrid atau listrik. Model Jetour T1 i-DM mungkin bisa menjadi lawannya mengingat keduanya sama-sama mengusung desain ala mobil off-road dan berupa model PHEV. Tapi T1 bakal dibanderol lebih terjangkau, dan B5 bisa saja dipatok lebih dari Rp 1 miliar, lebih mahal dari D9.

    Denza B5
    Denza B5

    Selama ini D9 dikenal sebagai salah satu MPV mewah dengan harga terjangkau, dan ini bakal membuat B5 menjadi mobil pertama Denza yang dibanderol lebih dari Rp 1 miliar. Tapi itu bukan menjadi masalah, yang jadi masalahnya yaitu kapan modelnya dirilis, sebab ada yang khawatir peluncurannya bisa-bisa dibatalkan. BYD sendiri sudah menegaskan kalau peluncurannya masih sesuai rencananya.

    Karena ditunda-tunda terus, wajar kalau ada banyak orang yang menanyakan soal jadwal rilis B5 di Indonesia. Tapi mereka nggak bisa seenaknya merilis mobilnya begitu saja tanpa persiapan sebelumnya. Bisa-bisa modelnya kurang laku di pasarnya, terus dihentikan penjualannya begitu saja. Cukup merepotkan, ya?

    © ridertua.com

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini