Ducati Menangis, Pembalap dan Teknisinya Dibajak Total Honda, Ribut Karena Uang ?

RiderTua.com – Hubungan Ducati dan Alvaro Bautista semakin tegang. Alvaro Bautista mengkhianati tim merah, berpaling ke Honda demi uang seperti dituduhkan oleh CEO merek grup Audi, Claudio Domenicali. Namun Alvaro terus mengklaim bahwa dia tidak meninggalkan merek Italia demi sejumlah uang. Claudio Domenicali membantahnya melalui Twitter beberapa menit setelah dimulainya sesi latihan bebas pertama ( FP1) seri Prancis WSBK 2019. Ducati Menangis, Pembalap dan Teknisinya Dibajak Total Honda, Karena Uang ?

Ducati Menangis, Pembalap dan Teknisinya Dibajak Total Honda

“Foto ini adalah awal dari serangkaian kemenangan yang fantastis,” tulis Domenicali melalui cuitan-nya. “Sekarang Bau Bau bilang dia meninggalkan Ducati ke Honda ketika kita memutuskan tempat untuk Scott (Redding), dan itu bukan karena uang. Tapi kita membuatnya 6 tawaran nol dalam dua tahun dan dia menolak, dia menginginkan lebih, tidak ada yang lain. Hidup adalah tentang pilihan. ”

Karena perceraian antara pembalap Spanyol dan Ducati ini membuat kejuaraan dunia SBK menjadi panas. Alvaro Bautista akan berlomba di Magny Cours, Argentina dan Qatar sebagai pembalap Honda HRC. Sebagai efek pertama dari pengumuman resmi pindahnya dia ke Honda. Akibatnya Bautista tidak akan mendapatkan inovasi teknis untuk sembilan balapan terakhir. Ducati gagal mempersiapkan motor prototipe untuk 2020 pada hari Selasa di Valencia. Situasinya diperumit oleh fakta bahwa manajer teknis Ducati Giulio Nava mulai pertengahan November akan mulai bekerja untuk Honda HRC, dalam peran yang sama dengan Alvaro.

Di Ducati juga kesal dengan Alvaro Bautista karena pernyataan yang dibuat untuk Dorna TV. Alvaro Bautista, meskipun masih menjadi pembalap Ducati, berbicara untuk pertama kalinya sebagai seorang pembalap Honda HRC. Sebuah tindakan yang dinilai beberapa pihak sebagai tindakan kasar. Gimana Ducati tidak menangis pembalap dan teknisinya direbut trus koar-koar di media sebagai pembalp tim lawan.. Ngenes bro..

2 Comments

Leave a Reply