Luka Lama Berdarah Lagi : Rossi Sebut Marquez Lebih Mengganggu Dari Peristiwa Sepang 2015 !

RiderTua.com –  Akhirnya peristiwa 4 tahun silam tepatnya Sepang Clash antara Rossi dan Marquez muncul kembali. Ibarat luka lama berdarah kembali.. Valentino Rossi tertawa ketika kejadian Misano disamakan dengan insiden Sepang 2015. Rossi merasa tidak bersalah atas apa pun dan menuding Marc merusak usahanya untuk membuat lap tercepatnya di sesi kualifikasi. Rossi Sebut Marquez Lebih Mengganggu Dari Peristiwa Sepang 2015

Mengenai insiden Misano saat kualifikasi Rossi berujar. “Aku berada di lap tercepatku, berusaha seratus persen. Dia menyalipku di tikungan cepat, tikungan- 11, membuang banyak waktuku. Tapi saat menyalip dia berada di garis hijau, jadi aku mencoba berada di dalam dan menyusulnya di tikungan selanjutnya. Saya menjadi lambat dan kehilangan waktu untuk meningkatkan catatan waktu.”

Mengenai tuduhan Marc bahwa dia melewati garis hijau di tikungan-6, Rossi berujar. “Kami selalu melewati bagian tepi tikungan-6. Saya tidak tahu saya telah menyentuh garis hijau. Aku melaju cepat dan saya tidak berpikir saya sudah menyentuh garis hijau. Saya berada di lap tercepat saya, itu adalah kesempatan terakhir saya. Saya melihat, kemudian di berita saya menyentuh garis hijau”.

Rossi Sebut Marquez Lebih Mengganggu Dari Peristiwa Sepang 2015

Ketika media mengaitkan dengan peristiwa Malaysia 2015. “Saya lebih memikirkan tentang peristiwa Argentina 2017, ketika dia melemparkan saya tanpa alasan. Dia mencoba menyalipku di tikungan 11 mengetahui bahwa dia merusak lap tercepatku. Mencoba menyalipku dengan melewati garis hijau. Aku kemudian mencoba menyusulnya, tetapi akhirnya aku lambat. Saya berusaha untuk berbalik dan dia menghalangi saya pada akhirnya, membuang semua peluang untuk kembali ke trek.” kata Rossi..

GP Malaysia 2015 merusak gelar dunia, namun jika berbicara tentang 2015, menurutnya Marc lebih mengganggu saat ini. “Saya tidak menyukainya karena, terlepas dari hal-hal ini, apa yang bisa terjadi, saya berharap akan sedikit lebih cepat dalam sesi kualifikasi. Kecepatan balapku tidak buruk Saya berada di posisi ketujuh, tidak jauh. ”

Mengenai gestur Marc dengan menaikkan tangannya. Rossi menyatakan tidak mengerti gerakan tangan itu, tetapi pada saat itu dia tidak terlalu tertarik ( tidak peduli).

Artikel Terkait :

 

Be the first to comment

Leave a Reply