
RiderTua.com – Di MotoGP 2019, kombinasi Marc Marquez dan Honda RC213V sangat mengesankan. Kecepatan, keteraturan, atau kontrol balap seorang Marc sepertinya tidak ada yang mampu menghentikannya. Tetapi apakah Marc tidak bisa dikalahkan? Andrea Dovizioso dan Alex Rins telah membuktikan. Walau secara peringkat Marc Marquez sudah sulit dikejar. Namun, dari kasus-kasus yang terjadi hingga putaran terakhir, kita dapat menarik beberapa pelajaran, jejak, yang cenderung menjawab pertanyaan: “Bagaimana cara mengalahkan Marc Marquez?”.. Ajak Duel Satu Lawan Satu ! Salah Satu Cara Mengalahkan Marc Marquez, Lainnya?
Bagaimana cara mengalahkan Marc Marquez?

Salah Satu Cara Mengalahkan Marc Marquez, Tempel Terus
Tidak mudah untuk menundukkan seorang Marquez selama semusim penuh, pastinya lawan harus lebih unggul segalanya saat balapan… Strategi pertempuran Alex Rins di Silverstone, merupakan contoh yang hampir sempurna. Pertama, Rins membiarkan Marc memimpin balapan. Berusaha tetap dekat dengan Marc itu penting karena ‘saling kejar-kejaran’ bukan salah satu poin kuat Marquez. Biarkan Marc mengatur jalannya balapan, namun pembalap tetap punya kemampuan motor setara atau kecepatan menyalip. Tampaknya memang sebuah strategi yang berisiko, namun terbukti di GP Inggris.

Ajak Duel Satu Lawan Satu !
Kelemahan Marc adalah kurang kuat jika dalam kondisi duel head to head. Pembalap Spanyol itu lebih nyaman saat balapan jika bertarung dalam grup, karena kelincahan dan kontrol mesinnya memungkinkan dia menemukan celah kecil untuk menyelinap. Tapi yang mengejutkan, saat melihat tingkat keberhasilan ketika Marquez masuk dalam kondisi duel. Anehnya, Marc sering kalah, misalnya, dalam enam seri terakhir antara Marquez dan Dovizioso, pembalap Italia itu menang lima kali. Jorge Lorenzo juga berhasil mengalahkan Marc di Red Bull Ring pada tahun 2018, juga dalam situasi satu lawan satu. Dan akhirnya, Rins menegaskan kembali kelemahan Marc di Silverstone.
Untuk mengalahkan Marc, pembalap harus punya ritme, bahkan jika ingin menyalipnya, tetapi harus ingat ketika mendekati lap terakhir, di mana lawan Marc tidak akan bisa melarikan diri. Tentu saja, semua tidak pasti, terutama melawan seorang Marquez, tetapi indikator ini cenderung berhasil kalahkan Marc.

Keteraturan
Keteraturan adalah kunci Marc Marquez untuk juara dunia sejak 2016, dan Marc membuktikannya lagi pada tahun 2019. Dengan mengesampingkan seri Austin Marc selalu podium pertama atau kedua. Seru Austria- Red Bull Ring adalah satu-satunya sirkuit di mana Marc Marquez tidak pernah menang, dia juga punya kelemahan. Marc juga punya strategi untuk tidak ambil risiko di trek yang sulit seperti di Le Mans, Silverstone, Mugello atau Spielberg. Celah ini juga harus dimanfaatkan oleh rival Marc untuk kalahkan dia.
Kelemahan Marc adalah tikungan kanan, DesmoDovi bisa kalahkan Marc di Losail atau Motegi, Lorenzo di Austria dan Rins di Inggris, semua mengalahkannya di trek dengan banyak tikungan kanan. Mengalahkan Marc Marquez begitu banyak tantangan yang sulit. Tetapi waktu yang akan membuktikan … Dan pembalap berbakat seperti Rins atau Quartararo tidak diragukan lagi akan menjadi lawan Marc di masa depan.
Artikel Terkait :
- Hasil MotoGP Inggris Silverstone 2019 : Alex Rins Permalukan Marquez di Depan Garis Finis !
- Alex Rins Masuk Jajaran Pembalap Top MotoGP dan Membuat Suzuki Semakin Lapar !
- Alex Rins : Tidak Masuk Akal Dalam Tes Mencari Waktu Tercepat, Tidak Ada Hadiahnya !
- Duh ! Kebiasaan Buruk Alex Rins yang Berbahaya : Sering Menengok ke Belakang





