Kategori Baru di MotoGP Ini Ingin Memiliki Rossi dan Marquez Sekaligus !

0

RiderTua MotoGP – Seri balap listrik baru MotoE telah dilombakan mulai seri Sachsenring ( Jerman) dan Spielberg (Austria). Walau jumlah lap cukup pendek namun tetap spektakuler. MotoE mirip dengan Formula E sepertinya kedua ajang balap ini mengikuti perkembangan otomotif yang menjadi trend ke depan. Bagi sebagian orang Moto E adalah langkah pertama menuju balapan masa depan, namun ada juga sebagian yang menganggap omong kosong belaka. Faktanya deru suara mesin MotoGP tidak tergantikan saat ini.. Kategori Baru di MotoGP Ini Ingin Memiliki Rossi dan Marquez Sekaligus !

Kategori Baru di MotoGP Ini Ingin Memiliki Rossi dan Marquez Sekaligus !

Dan apa yang bisa dilakukan untuk membuat MotoE lebih enak dan menarik penonton lebih banyak? “Jika kita memiliki Valentino Rossi dan Marc Marquez di atas Moto E besok,” Kata Herve Poncharal dalam menjawab pertanyaan itu. “Para penggemar akan datang untuk melihat pahlawan mereka, dengan tidak mengurangi rasa hormat pada  Niki Tuuli dan Hector Garzo, tetapi mereka tidak memiliki ketenaran itu, MotoE di sini tidak untuk bersaing dengan MotoGP, Moto2 dan Moto3, ini adalah dunia baru, langkah pertama.”

Jadi menurut beberapa bos tim Moto E, jika mereka memiliki Rossi dan Marquez masa depan MotoE akan jauh lebih baik.. Moto E memang sebuah awal era E-Racing. Baterai relatif besar dan tim pastinya tidak ingin memiliki baterai yang lebih besar dan lebih berat. Para tim balap berharap teknologi dan menciptakan baterai yang lebih ringan…

Seperti diketahui motor standar balap Moto E, berasal dari merek Italia Energica. Menggunakan baterai lithium-ion tegangan tinggi dengan kapasitas sekitar 20 kWh. Motor listrik berpendingin oli dengan magnet permanen memungkinkan output kontinu maksimum di 120 kW dan torsi 200 Nm. Berat total termasuk baterainya sekitar 258 kilogram. Stasiun pengisian baterei di supply oleh Enel. Energica telah menandatangani kontrak dengan Dorna selama tiga tahun.

Artikel Terkait :

Leave a Reply