Melanggar Paten Dainese Air Bag Alpinestars Dilarang di MotoGP ?

RiderTua MotoGP – Alpinestars tidak lagi diizinkan untuk menjual airbag untuk pengendara sepeda motor di Jerman karena mereka melanggar paten Dainese. Di negara-negara Eropa lainnya, proses sengketa serupa sedang berlangsung.
Sejak 2015, Dainese dan Alpinestars telah berdebat di pengadilan untuk mematenkan pelindung airbag pada pakaian balap motor. Dainese menuduh Alpinastars melanggar tiga paten. Melanggar Paten Dainese Air Bag Alpinestars Dilarang di MotoGP ?

Melanggar Paten Dainese Air Bag Alpinestars Dilarang di MotoGP ?

Semua Rider MotoGP, Moto2 dan Moto3 Wajib Pakai Airbag, Kecuali Satu Ini

Pada tanggal 7 Februari 2019, Pengadilan Regional Munich menyatakan putusan lain dalam sengketa hukum ini. Menurut info Alpinestars melanggar Paten EP 2 412 257 B1 dari Dainese dan produk D-Airnya dengan rompi airbag Tech-Air. Karenanya, Alpinestars mungkin tidak lagi bisa menjual rompi airbag ini di Jerman dan harus mengambil kembali rompi yang masih di dealer. Dainese dapat mengklaim kerusakan secara retroaktif mulai 1 Juli 2015.

Dengan demikian proses sengketa ini tidak selesai. Suatu tindakan akan dilakukan oleh Alpinestars sedang menunggu di Mahkamah Agung Federal Jerman, yang menantang keabsahan paten ini (EP 2 412 257 B1). Juga di Italia, Inggris dan Prancis. Dainese mengeluh dalam kasus yang sama terhadap Alpinestars, dan keputusan masih menunggu.

Baju balap airbag adalah wajib di pakai untuk tiga kategori Grand Prix Sepeda Motor sejak awal 2018. Di antara banyak lainnya, Juara Dunia MotoGP Marc Marquez memakai baju balap dengan dilengkapi airbag Alpinestars. Kita tunggu aja proses sengketa merk ini.. Apakah karena melanggar Paten Dainese Air Bag Alpinestars dilarang di MotoGP ? (speedweek.com, 11/02/19)

Be the first to comment

Leave a Reply