Penjualan Sedan di Indonesia Semakin Terpuruk



sedan

RiderTua mobil – Segmen sedan semakin lama penjualannya terus menurun dari tahun ke tahun. Bahkan tercatat di semester pertama tahun ini, penurunannya anjlok hingga 22,13 persen. Kenapa terus menurun? Penjualan sedan di Indonesia semakin terpuruk, sedan nasibmu kini miris !

Baca juga: Terpuruknya Nasib Sedan di Indonesia yang Digusur oleh MPV

Kurang Diminati dan Harga Mahal

Catatan penjualan dari Gaikindo menunjukkan, dari lima kategori sedan yang ada hanya 4.001 unit yang terjual di semester pertama tahun 2018. Sementara di periode yang sama bisa terjual hingga 5.138 unit. Dari total tersebut, segmen small sedan memberi kontribusi hingga 35,17 persen pasar, lalu medium sedan 34,44 persen, dan mini sedan 18,07 persen.

Penyebab penurunan secara drastis ini disebabkan oleh beberapa hal. Pertama pastinya masalah harga. Tak seperti mobil jenis lainnya, harga sedan lebih mahal meskipun bukan tergolong mobil mewah. Entah mengapa sedan dikategorikan sebagai barang mewah sehingga pajaknya paling tinggi daripada mobil jenis lainnya. Saat ini pemerintah berusaha untuk merevisi pajak tersebut agar pasarnya bisa berkembang.

Kedua yaitu persaingan di pasar otomotif nasional. Dari tahun ke tahun, perlahan-lahan terjadi pergeseran konsumen sedan ke segmen lainnya. Yang paling besar dominasinya adalah SUV dan MPV. Lalu faktor lainnya soal kemampuan daya angkutnya. SUV dan MPV memiliki daya angkut lebih besar daripada sedan, serta lebih mudah dibawa ke jalan dengan kondisi apapun. Sementara sedan hanya bisa dibawa ke jalan perkotaan saja, jika diajak melintasi jalan rusak ditakutkan merusak bagian bawah mobil.

Be the first to comment

Leave a Reply