Inden Xpander Ada yang di-Cancel, Bagaimana Mitsubishi?



Modus Mobil Bekas Mitsubishi Xpander
Mitsubishi Expander

RiderTua.com – Sejak diluncurkan hampir setahun yang lalu, Xpander sudah mendapat ribuan inden. Jumlah tersebut akan terus meningkat seiring berjalannya waktu. Tetapi Mitsubishi mengetahui kalau ada konsumen yang memilih untuk membatalkannya karena terlalu lamanya menunggu hingga unit datang. Inden Xpander ada yang di-cancel, bagaimana Mitsubishi menanggapinya ?

Baca juga: Mitsubishi Tak Mau Masa Kejayaan Xpander Sampai Pudar

Tak Mau Ambil Pusing Gara-gara Inden Batal

Diluncurkan pada acara GIIAS 2017 lalu, Xpander mulai disoroti konsumen Indonesia karena memiliki bodi mirip SUV, berbeda jauh dari rivalnya. Inilah yang menjadi kunci Xpander mampu memenangkan hati masyarakat Indonesia. Sehingga sampai sekarang jumlah indennya masih terus naik.

Karena jumlah pesanan yang ‘menggunung’, Mitsubishi harus berupaya keras agar bisa memenuhi semua inden tersebut. Salah satu upayanya seperti menaikkan kapasitas produksi di pabriknya, tetapi tetap saja konsumen harus rela menunggu hingga 3-4 bulan agar unitnya sampai. Karena kelamaan menunggu itulah ada yang memutuskan untuk membatalkan pesanannya.

Mitsubishi mengatakan kalau jumlah pesanan yang sudah di-cancel sedikit saja. Jadi hal itu tidak terlalu berpengaruh. Toh daftar inden yang tersisa masih sangat panjang. Ada banyak alasan, entah itu karena menunggu terlalu lama sementara mobil lamanya sudah terlanjur dijual. Atau ada penyebab lain seperti kepincut sama mobil baru dari merek sebelah.

Walaupun begitu, Mitsubishi juga harus waspada kalau sewaktu-waktu mobil dari segmen LMPV merek lain akan menyusul Xpander. Ditambah lagi ancaman dari Avanza yang terus saja ‘menempel’ sama Xpander. Kalau dilihat, penjualan keduanya hanya beda tipis. Bisa jadi menandakan kalau pertempuran Xpander vs Avanza masih belum berakhir.

Tanggapan Mitsubishi

Imam Choeru Cahya selaku Head of Sales & Marketing PT. MMKSI mengatakan

“Kalau dilihat dari inden sih masih cukup tinggi, tapi memang ada bebebapa customer yang cancel, itu tidak dapat dipungkiri”



1 Comment

Leave a Reply