RiderTua.com – Seakan masih belum puas dengan All New Pajero, merek mobil asal Jepang ini sudah punya rencana membuat model baru lainnya. Kali ini mereka bakal mengembangkan versi hybrid untuk mobil 4WD miliknya, tidak hanya Pajero tetapi juga pikap double cabin Triton.
▶Daftar Isi
Triton dan Pajero Bakal Mendapat Varian Hybrid?
Mitsubishi memang baru punya beberapa mobil hibrida yang dijualnya di pasar, dan Xforce HEV menjadi salah satu diantaranya. Model ini sudah dijual di Indonesia sejak beberapa bulan lalu dan menjadi incaran banyak orang sejak pertama kali dirilis. Walau sebenarnya mereka masih punya model HEV lainnya seperti Xpander HEV, tapi entah kenapa mereka nggak ikut membawanya ke sini bersama Xforce.

Tapi mereka masih belum berhenti sampai disitu, dan Mitsubishi berencana untuk menambah lebih banyak model hybrid yang dijual di pasar. Beberapa waktu lalu, mereka bakal melakukan investasi di Thailand untuk mengubah pabriknya menjadi pabrik produksi kendaraan elektrifikasi. Jelas ini dilakukan mengingat Xpander dan Xforce HEV pertama kali dirilis di Negeri Gajah Putih, dan tren mobil hybrid masih terus meningkat.
Kali ini mereka berencana membuat model HEV untuk Pajero dan Triton, dan mungkin ini terdengar mengejutkan. Walau sebenarnya ini bukan sesuatu yang ‘wah’ mengingat mereka cukup serius dalam memperluas lini mobil ramah lingkungannya dalam beberapa bulan terakhir. Apalagi persaingan di pasar mobil hybrid berjalan jauh lebih ketat dari beberapa tahun lalu, dengan banyaknya model baru yang dirilis.

Model 4WD Bisa Dipakaikan Hybrid?
Masalahnya Pajero dan Triton sama-sama berupa mobil 4WD atau mobil dengan penggerak empat roda, dan biasanya mobil seperti ini cukup diandalkan di berbagai medan jalan. Inilah yang membuatnya mengembangkan kendaraan ladder frame elektrifikasi, agar mereka bisa menemukan cara untuk memasangkannya dengan teknologi ramah lingkungannya. Tidak hanya teknologi hybrid, tetapi juga plug-in hybrid atau PHEV.
Ada kemungkinan Pajero dan Triton HEV tidak akan dijual dalam waktu dekat, setidaknya dalam dua atau tiga tahun ke depan. Mereka masih mencari waktu yang tepat untuk meluncurkannya, termasuk memulai pengembangannya yang kini masih dalam tahap perencanaan sebelum investasinya dimulai. Tapi setidaknya Mitsubishi sudah sangat bersemangat membuat mobil hybrid baru lainnya setelah sukses dengan Xforce dan Xpander HEV.

Potensi Versi BEV
Sebenarnya mereka juga bisa membuat versi listrik murni untuk Triton kalau memungkinkan, mengingat Toyota sudah lebih dulu menghadirkan Hilux BEV untuk model generasi terbarunya. Walau ini juga memberikannya masalah baru karena Triton didesain sebagai mobil 4WD, tapi siapa tahu mereka punya caranya sendiri dalam mengaplikasikan penggerak listrik pada pikapnya ini. Tapi untuk sekarang mereka ingin fokus menyiapkan rencana pengembangan mobil 4WD hybrid-nya tersebut.
Menjual SUV full-size bertenaga hybrid untuk Pajero tentu menjadi sesuatu yang menarik, karena mobil jenis ini biasanya dikaitkan dengan performa buasnya. Mungkin ada yang khawatir kalau performanya berkurang drastis setelah disematkan teknologi hybrid, meski mereka bisa menyiasatinya dengan cara lain. Kalaupun masih tetap dipakaikan teknologi ini, biasanya mobil seperti ini punya efisiensi bahan bakar lebih baik ketimbang model standarnya, jadi itu bukan menjadi sesuatu yang buruk untuk dilakukan.

Kalau Triton diluncurkan sekitar tahun 2027, maka modelnya punya banyak lawan di segmennya, seperti BYD Shark dan Chery Stockman. Kebetulan Shark sempat dibawa ke Thailand sebelum modelnya disetop penjualannya karena peminatnya nggak sebanyak rival sekelasnya. Sementara Stockman sudah dijual di Australia beberapa bulan lalu, dan ini menindikasikan kalau modelnya bakal dibawa ke negara lainnya setelahnya.
Tapi yang jadi ancaman serius tentu saja All New Hilux yang kini punya versi listrik murni, dan ini jelas membuat Mitsubishi semakin tertinggal. Kalaupun mereka ingin menghadirkan modelnya sekarang, ditakutkan performanya nggak sesuai dengan apa yang diinginkan konsumen. Apalagi kalau modelnya mau dibawa ke negara lainnya seperti Indonesia, mengingat Triton masih jadi andalannya di segmen pikap double cabin disini.












