Home Otomotif New Mitsubishi Xforce HEV Sudah Dirilis, Xpander Kapan?

    New Mitsubishi Xforce HEV Sudah Dirilis, Xpander Kapan?

    Mitsubishi Xforce HEV
    Mitsubishi Xforce HEV

    RiderTua.com – Kini Xforce HEV dihadirkan sebagai mobil pertamanya di Indonesia setelah sekian lama hanya menjual mobil konvensional. Kelihatannya ada yang masih kurang, karena Xpander versi hybrid nggak ikut dibawa sekalian meski ada potensinya disini untuk menghadang rivalnya, Veloz HEV.

    Informasi resmi jadwal pameran, tiket, daftar lengkap peserta dapat diakses melalui situs resmi GIIAS disini πŸ‘‡ Official Media Partner GIIAS 2026 - Ridertua
    β–ΆDaftar Isi

    Xforce HEV Jadi Andalannya di Pasar Mobil Hybrid

    Sebelumnya Mitsubishi belum menjual satupun mobil hibridanya di Indonesia, sementara mereka terus menambah model yang dijualnya di luar negeri. Salah satunya yaitu Xforce HEV, yang dirilis di Thailand sejak tahun lalu, dan model SUV ini tampil dengan mesin hybrid yang lebih ramah lingkungan dari model standarnya. Ini bisa menjadi solusi bagi konsumen yang mencari versi hybrid, terlebih makin banyak peminat mobil jenis ini di pasarnya.

    Mitsubishi Xforce HEV
    Mitsubishi Xforce HEV

    Setelah dijual lebih dari setahun di Thailand, Mitsubishi akhirnya membawanya ke Indonesia tahun ini. Memang cukup telat lebih dari setahun, tapi setidaknya mereka bisa menjual mobil hybrid pertamanya setelah sekian lama, dan mereka bisa memperluas lini mobil ramah lingkungannya disini. Terlebih Xforce siap mencetak hasil penjualan lebih bagus lagi dari sebelumnya setelah sempat tercecer dari peringkat 20 besar penjualan mobil di Indonesia belakangan ini.

    Kelihatannya cukup menarik karena Xforce bisa mendapat varian baru, hanya saja ada yang masih kurang dari lini produknya. Sebab Xpander series sebenarnya juga punya versi hibrida yang dijual di Thailand, baik itu model LMPV maupun LSUV sebagai Xpander Cross. Bahkan beberapa bulan lalu mereka menghadirkan penyegaran untuk modelnya, walau ubahannya tidak terlalu signifikan untuk mobil seperti Xpander.

    Mitsubishi Xpander HEV
    Mitsubishi Xpander HEV

    Kurang Diminati?

    Sebenarnya kalau melihat dari performa penjualan kedua mobilnya, Xpander masih bisa lebih laris terjual di segmennya masing-masing. Terlebih dengan kehadiran Toyota Veloz HEV, seharusnya mereka bisa ikut-ikutan menghadang rival beratnya tersebut dengan merilis Xpander versi hybrid, tapi mereka malah memilih Xforce HEV. Alasannya karena Xpander disebut tidak begitu menjanjikan ketimbang Xforce meski peminat mobil 7-seater masih cukup tinggi.

    Merek berlogo tiga berlian ini mengaku kalau pasar SUV kompak kini lebih menjanjikan dari tahun lalu. Karena penjualan Xforce sebelumnya selalu mentok 500 unit per bulan, mereka menghadirkan varian barunya, berharap agar penjualannya bisa ditingkatkan lebih jauh lagi. Targetnya mereka bisa menjualnya dua kali lipat dari hasil yang biasanya didapat, atau sekitar 1.000 unit per bulan.

    Mitsubishi Xpander Cross HEV
    Mitsubishi Xpander Cross HEV

    Persaingan Makin Ketat

    Kalau dilihat, segmen compact SUV kini semakin ketat dengan banyaknya model baru yang dirilis, dan tidak sedikit diantaranya berupa model PHEV. Bahkan ada juga yang membawa mobil listrik ke sini, dan ini akan membuat Mitsubishi kesulitan bersaing dengan kompetitor di segmen tersebut. Jelas karena mobil hybrid saja kurang cukup untuk melawan gempuran kompetitornya tersebut, belum lagi kalau modelnya dibanderol lebih terjangkau dari Xforce.

    Merek mobil Jepang kebanyakan lebih memilih main aman dengan cara menjual mobil hybrid terlebih dahulu. Kalau sudah dianggap cukup memungkinkan untuk menjual model PHEV atau BEV, barulah mereka menghadirkan model yang satu ini, namun untuk merek seperti Mitsubishi, mereka nggak mau terburu-buru menjualnya di Indonesia. Mereka harus menunggu waktu yang tepat untuk meluncurkan lebih banyak model ramah lingkungannya.

    Mitsubishi Xforce HEV
    Mitsubishi Xforce HEV

    Entah apa ini berarti Xpander HEV masih punya peluang untuk dijual di Indonesia meski potensinya tidak setinggi Xforce. Penjualannya juga masih lumayan stabil, dengan Xpander yang masih langganan peringkat tiga besar di segmen low MPV, walau Xpander Cross sudah keluar dari peringkat lima besar belakangan ini. Mungkin cukup sulit baginya untuk mencetak hasil penjualan lebih tinggi dari sebelumnya kalau rival di segmennya semakin banyak jumlahnya.

    Soal mobil PHEV, Mitsubishi pernah menjual Outlander PHEV di Indonesia, tapi penjualannya sudah lama dihentikan karena kurang laku. Meski sudah ada model generasi terbarunya di luar negeri sejak beberapa tahun lalu, mereka ogah membawanya ke sini lagi.

    © ridertua.com

    Informasi resmi jadwal pameran, tiket, daftar lengkap peserta dapat diakses melalui situs resmi GIIAS disini πŸ‘‡ Official Media Partner GIIAS 2026 - Ridertua

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini